Magetan, harianlenteraindonesia.co.id
Desa Plangkrongan yang terletak di ujung timur kecamatan Poncol ini kabupaten Magetan memiliki potensi yang menarik untuk kita ketahui.
Potensi tersebut adalah durian Saman dan batik Biduan yang dikelola BUMDES Mugi Rahayu. Durian Saman ini semula merupakan durian yang dimiliki oleh Mbah Saman. Oleh karena itu dinamakan durian Saman .Dan beberapa tahun terakhir dikembangkan oleh ahli durian desa Plangkrongan agar bisa dikembangkan dengan cara stek maupun batang bawah besar agar mempercepat produksi durian tersebut.

Wawan Setiyo Budi Kepala desa Plangkrongan menjelaskan “Di desa Kami terdapat potensi lokal desa yang saat ini terus kami kembangkan agar ke depan bisa menjadi sarana kesejahteraan warga desa kami. ” jelasnya. (Rabu 2/2/2022).
“Durian Saman ini memiliki rasa yang sangat enak ,tekstur yang lembut dengan aroma yang tidak terlalu menyengat dan biji yang tidak terlalu besar. Berat buah rata rata 3-4 kg saja. Dan karena tingginya animo masyarakat akan durian saman ini pembeli biasanya inden dulu agar tidak kehabisan” jelas kepala desa Plangkrongan ini.
Sementara itu Rina Ketua unit usaha batik Bumdes Mugi Rahayu menjelaskan ” Batik ini kami namai batik Biduan yang merupakan singkatan dari Batik Durian Plangkrongan. Saat ini anggota kami sejumlah 8 orang yang merupakan ibu rumah tangga, meskipun baru berusia satu minggu pesanan batik ini terus mengalir dan bisa menambah pendapatan bagi ibu ibu yang ikut dalam produksi batik Biduan ini. Bagi yang pesan bisa menghubungi WA 085233103382. Selain itu juga bisa langsung di rumah produksi kami di kantor desa Plangkrongan. Untuk range harga mulai Rp175 ribu sampai Rp 225 ribu.” jelasnya. . Video kegiatan ini bisa di klik http://www.youtube.com/c/BeniSetyawanMagetan.





