Madiun, harianlenteraindonesia.co.id
Dalam kunjungan kerjanya KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Menteri kesehatan beserta gubenur Jawa timur Khofifah Indar Parawansa, walikota Madiun , bupati Madiun, pangdam,Kapolda, serta propimda . Melakukan kunjungan di Desa Bantengan Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun (Jumat ,18 Juni 2021)
Rombongan turun dari bus milik pangkalan udara lanud Iswahjudi langsung menuju ke balai Desa Bantengan kecamatan Wungu kabupaten Madiun.
Menurut penjelasan dari pihak kesehatan gejala “pusing, panas,mual sebagain besar terjadi di masyarakat RT 25 dan RT 26. Dari 91 orang perawatan, 66 orang dinyatakan positif -19 hasil rapid antigen, kemudian pemerintah desa mengadakan rapidtest massa dan pemerintah Madiun langsung mengambil tindakan penyekatan langsung yang terpapar supaya tidak sampai menyebar keluar kewilayahan lain.”
“Pada tanggal 14 hari senin mengadakan droping atau kontribusi sembako karena tidak bisa keluar lagi di 91 kk yang dalam perawatan. Kemudian ada lagi warga yang keluhan warga yang hampir sama akhirnya dirujuk ke Rumah sakit Batil RSUD Dolopo.
Atas anjuran bapak bupati yang semakin banyaknya yang terpapar langsung diadakan evakuasi massa kerumah sakit Batil RSUD Dolopo 72 orang .
Di Desa Bantengan kecamatan Wungu Kabupaten Madiun.Merupakan klaster terbanyak di Kabupaten Madiun penyebaran COVID-19 dengan jumlah komulatif/ konfirmasi 22 orang, sembuh 7 orang, meninggal 5 orang,dalam perawatan 91 orang,suspek 81 orang.
Dalam kunjungan ini sangat dijaga ketat dari pihak keamanan.Dan selalu mematuhi protokol kesehatan.Kunjungan yang sangat singkat ini tidak ada stetment (pernyataan) dari pihak dari Panglima TNI dan KAPOLRI. (Dian Kristianto)





