Malang, harianlenteraindonesia.co.id
Untuk meningkatkan sarana pendidikan bagi anak didik di sekolah, Dinas pendidikan Kabupaten Malang tahun 2021 mendapat anggaran segar dari APBD kurang lebih 7 milyar.
Anggaran tersebut di peruntukkan pembangunan sarana fisik di setiap sekolah yang meliputi lembaga sekolah SD dan SMP.
Menurut Kepala Dinas pendidikan Kabupaten Malang melalui Kabid Sekolah Menengah, Kokoh Subagiyo, tahun 2021 ini Diknas akan mendapatkan anggaran dari APBD Kabupaten Malang sebesar kurang lebih 7 milyar untuk sarana fisik rehabilitasi sekolah yang rusak.
“Tahun ini pihaknya akan menerima dana sekitar 7 milyar yang di gunakan untuk pembangunan sekolah sekolah yang rusak, mulai ringan, sedang dan berat,” kata Kokoh Subagiyo saat di hubungi awak media, Rabu siang (16/6).
Anggaran 7 milyar terbagi di dua lembaga pendidikan, sekolah dasar dan sekolah menengah.
“Untuk SD mendaptkan kurang lebih 3 milyar sedangkan SMP mendapatkan 4 milyar yang seluruhnya untuk pembangunan fisik saja,” terang Kokoh.
Pelaksanaan pekerjaan fisik dari anggaran ABBD di sekolah SD dan SMP akan di kerjakan setelah pekerjaan sarana dan prasarana Dana Alokasi Khusus (DAK) selesai.
“Nanti pelaksanaannya menunggu pekerjaan dari DAK telah selesai, baru pekerjaan fisik APBD akan di kerjakan, namun di perkirakan kira kira dua bulan ke depan akan dilaksanakan,” jelasnya.
Pekerjaan fisik di Diknas Malang ini nanti memakai sistem swakelola yang di kerjakan oleh lembaga penerima dengan memberdayakan masyarakat sekitar sekolah.
“Jadi pekerjaan fisik untuk lembaga sekolah yang dananya dari APBD memakai sistem swakelola yang berbeda dengan DAK pendidikan untuk fisik dengan sistem kontrak aktual,” pungkasnya. (M.yus)





