Hasil Quick Count Lingkaran Survei Indonesia dan Jaringan Isu Publik Pasangan Ipuk-Sugirah Menang

Caption: Ali Mustofa yang akrab dipanggil Sobat Ali

 

Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id

Hasil Quick Count atau hitung cepat Pilkada Banyuwangi versi Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, pasangan Ipuk Fiestiandani dan Sugirah unggul atas pesaingnya Yusuf Widyatmoko dan Gus Riza.

 

Dalam perhitungan cepat yang digelar oleh Lingkaran Survei Indonesia dan Jaringan Isu Publik (JIP) yang digelar di Hotel Kokoon Kabat Banyuwangi, Rabu (9/12/20).

Melalui konfetensi persnya, Pasangan Ipuk-Sugirah meraih suara sebesar 53,02% dalam Pilkada Banyuwangi. Sementara lawannya pasangan Yusuf Widyatmoko-Gus Riza mendapatkan suara 46,98%.

Perwakilan dari LSI, Imam Fauzi Surahmat mengatakan, Quick Count ini didasarkan pada fakta perolehan suara di TPS. namun data yang di peroleh terbatas hanya data suara yang diperoleh kandidat,” terangnya.

“Dengan semua data yang sudah masuk sebanyak 100% mempunyai resiko kesalahan perhitungan atau margin error kurang lebih 1%, hasil ini dapat dipertanggungjawabkan dan InsyaAllah tidak akan ada perbedaan yang signifikan dengan perbedaan perhitungan suara manual yang dilakukan oleh KPU,” jelasnya.

“Selamat kepada masyarakat Banyuwangi telah memiliki Bupati dan Wakil Bupati baru Ipuk Fiestiandani dan Sugirah.

Sementara itu dari anggota Partai Nasdem Banyuwangi Ali Mustofa mengatakan, Merasa tugas mengawal Paslon 02 Ipuk-Sugirah sudah mencapai titik klimaks keberhasilan.

Tokoh masyarakat yang juga anggota dewan DPRD Banyuwangi Ali Mustofa tersebut mengatakan, Pilkada Banyuwangi adalah gawe bersama masyarakat Banyuwangi untuk menuju kemakmuran yang di cita-citakan bersama,” tuturnya

“Kemenangan ini adalah kemenangan rakyat Banyuwangi,” kata Ali Mustofa yang biasa dipanggil Sobat Ali.

“Sobat Ali yang selama ini melaksanakan dukungan tanpa syarat terhadap kemenangan Paslon 02 Ipuk-Sugirah mengatakan berkaitan saingan Pilkada dalam perebutan pemimpin Banyuwangi diharapkan selesai bersamaan dengan perhitungan rekapitulasi yang sudah kita ketahui bersama, Kalah menang adalah hal yang wajar dalam Pilkada. (Aji)

Pos terkait