Nur Wakhid Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magetan
MAGETAN, harianlenteraindonesia.co.id
Banyaknya keluhan masyarakat pada pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayidiman mendapat perhatian DPRD Magetan.Suatu masalah klasik yang selalu muncul adanya keluhan masyarakat pada pelayanan RSUD sejak dulu.Padahal dewan sudah sering dan selalu mengingatkan RS untuk selalu meningkatkan pelayanan.
Nur Wahkid Wakil Ketua DPRD Magetan mengatakan “Keluhan keluhan yang di sampaikan masyatakat sebenarnya sudah sejak dahulu terjadi bahkan sampai sekarang ini.”paparnya (Rabu ,4/11/2020)
Lebih lanjut Nur Wahkid menjelaskan “Sungguh ironis jika sampai sekarang masih ada saja keluhan masyarakat pada pelayanan RS,” Kata Nur Wahkid.Padahal pihak Dewan sudah sering dan selalu mengingatkan agar RSUD Sayidiman meningkatkan pelayanan.
Lebih lanjut Legislator dari PKB ini mengatakan harusnya dari manajemen rumah sakit atau leader di situ lebih responsif dan agresif dalam menanggapi keluhan masyarakat.Dan selanjutnya melakukan pembenahan ke arah yang lebih baik sehingga tidak ada lagi terdengar keluhan masyarakat pada pelayanannya.”Ya saya pikir dileader RS yang harus lebih agresif untuk selalu meningkatkan pelayanan prima,” tegas Nur Wahkid.
“Selain itu pada pengawalan kebijakan di RS harus benar benar serius dijalankan.”Kata kunci semua ada di leader ada kemauan apa tidak,”ujar Nur Wahkid aggota dewan dengan pembawaan kalem ini.
Sementara itu ditempat terpisah Plt. Kepala Bidang Pelayanan RSUD Dr. Sayidiman Drg.Ratnawati mengatakan sebenarnya pelayanan di Poli telah dibuka sejak jam 8 pagi, .paling lama selesai siang jam 2 dan di poli jam 12 30. Ketika banyak pasien tidak jarang terjadi penumpukan di farmasi (apotik) sehingga menimbulkan antrian lama.” Dan alurnya sudah seperti itu ‘ ungkap Ratnawati.

Apalagi mulai 5 Juni 2019 diterapkan lima hari kerja sehingga pelayanan satu hari selesai mulai dari proses awal.
Ratnawati mengakui ada kendala di RS pada tanggal 2 Nopember ada penumpukan jumlah pasien sehingga menimbulkan antrian.
Dulu setelah pemeriksaan waktu pengambilan obat resep ditinggal dan baru esok harinya diambil.Hal ini juga menjadi keluhan karena harus bolak balik ke RS.Akhirnya ada kebijakan baru dimana satu hari pelayanan selesai dari proses awal sampai akhir pengambilan obat.
Lebih lanjut dijelaskan Plt. Kabid Pelayanan pihaknya menerima semua masukan dan kritikan masyarakat.Semua untuk peningkatan kualitas pelayanan pada masyarakat yang lebih baik.Selain itu jajaran RS juga menyediakan kotak saran juga nomor hot line 081133352898 pengaduan untuk menampung dan menerima semua aduan masyarakat (Jurnalis Beni Setyawan)






