Depok, harianlenteraindonesia.co.id
Kebebasan dan kemudahan dalam memanfaatkan media sosial kini di susupi oleh beberapa oknum untuk menyebar berita hoax.Bahkan ada media pers berbasis on line yang kebablasan langsung tayang,tanpa cek fakta lebih dahulu mengutip dari pemberitaan hoax tersebut.
Dedi Supandi Pejabat sementara ( Pjs) Walikota Depok terkait berita hoax mengingatkan, khususnya kaum muda dalam bertindak agar tidak mudah terprovokasi dan termakan hoax.Demikian ungkapnya saat menghadiri Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2020,di kantor Kemenag Kota Depok,22/10/2020.

Pada kesempatan ini ada dua hal yang di sampaikan nya yaitu mengenai wabah Covid -19 dan berita hoax.
“Kalau di ingat – ingat kasus pertama kan awalnya dari Depok,
saya menyampaikan tentang perkembangan Covid-19.Ada kabar gembira bahwa pada minggu kemarin, status Kota Depok menjadi zona oranye. Alhamdulillah, minggu ini satu kecamatan sudah zona kuning,” ujarnya.
Kemudian lanjut Supandi,Ia juga meminta kepada para kyai dan ustaz untuk turut mengingatkan kepada kaum muda dalam bertindak. Semua itu dimaksudkan agar mereka tidak mudah terprovokasi dan termakan hoaks, yang akan merugikan dirinya sendiri di kemudian hari.
“Tujuannya agar dapat memberikan arahan kepada generasi muda untuk tidak ikut-ikutaan melakukan demo yang sifatnya anarkis,”tegasnya.(joh).





