Direktur Independen PT Atlas Resources Tbk Lidwina S Nugraha.
(Foto : Frans Doli – Lentera Indonesia)
Jakarta, harianlenteraindonesia.co.id
Batubara sangat berguna untuk perusahaan – perusahaan pabrik dalam negeri maupun luar negeri. Untuk itu harga batubara yang tidak stabil ini serta adanya pandemi covid19 tidak memberi dampak ke pasar eksport sebesar 40 persen. Hal ini diutarakan Direktur Independen PT Atlas Resources Tbk (ARII) Lidwina S Nugraha kepada Lentera Indonesia dalam acara Publik Ekspose PT Atlas Resources Tbk baru – baru ini di Jakarta.
Dikatakan Direktur Independen PT Atlas Resources Tbk Lidwina S Nugraha, justru optimis lantaran harga batubara diprediksi akan rebound. Disamping itu juga perseroan memproyeksikan penjualan batubara ke pasar eksport India, Malaysia dan Cina menjadi 5 juta ton dalam kurun waktu 4 tahun.
Selain itu juga perseroan telah menyepakati kontrak penjualan baru dengan PT PLN (Persero) sebagai pasar potensial didalam negeri.
Dimana perseroan, sambungnya, melalui anak usahanya PT Hanson Energy mempunyai perjanjian pasokan batubara dengan PLN untuk PLTU antara lain Power Plant Lontar, Labuhan, Suralaya Baru, Tarakan Baru, Bangka, Belitung, Teluk Sirih, Pangkalan Susu, Pelabuhan Ratu, Nagan Raya, Labuhan Angin dan Jawa VII, papar Lidwina. (Frans Doli – Lentera Indonesia)





