Jepara, harianlenteraindonesia.co.id
Joko Prakoso yang terbiasa dipanggil dengan sebutan ” Kang Joko” ketua umum PPD atau Paguyuban Pamong Desa Kabupaten Jepara telah melaksanakan rapat koordinasi perdana yang bertempat di rumah Moh. Sodiq, S.Sos,. Petinggi Lebak, Kecamatan Pakis Aji, sabtu 19/12/2020, mulai pukul 20.00 sampai selesai.

Hadir dalam acara tersebut adalah jajaran petinggi atau kepala desa di Dapil 2 Kecamatan Pakis Aji, Kecamatan Mlonggo dan Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara.
Acara rapat koordinasi PPD atau Paguyuban Pamong Desa Kabupaten Jepara ini dipimpin langsung oleh Kang Joko, Petinggi Banyu Putih, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara dan ini merupakan rakor perdana semenjak ditetapkannya Ketua Umum melalui pemilihan langsung yang dilaksnakan Sabtu, 29/02/2020 masa periode tahun 2020 – 2025 sebelum datangnya pandemi covid 19.
Dalam acara tersebut membahas program kerja dan diantaranya mengenai Permendesa PDTT 13 Tahun 2020, tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021, yang telah diterbitkan Kementerian Desa pada bulan September 2020, yang mengatur Prioritas Penggunaan Dana Desa dan pedoman umum pelaksanaan penggunaan Dana Desa Tahun 2021.

Ketua umum PPD Joko Prakoso atau Kang Joko menyampaikan pesan singkat dalam sambutannya bahwa “Organisasi PPD diharapkan akan lebih berkembang dan bersinergi dengan Warga Masyarakat, LSM dan Media, kang Joko juga mengajak rekan-rekan LSM dan Media untuk membantu kelancaran dalam pelaksanaan program-program anggota PPD, karena semua kebijakan yang kami ambil berdasarkan regulasi dr pemerintah pusat atau dari Pemda, kadang dalam pelaksanaannya memang harus di awasi, namun tetap sesuai dengan tupoksi masing-masing baik LSM dan Media, jangan kemudian anggota PPD dijadikan obyek dalam hal pengawasan, karena hal itu menjadi wewenang inspektorat Kabupaten,” pesannya..
Moh. Sodiq, S.Sos., menambahkan bahwa “PPD sebagai organisasi lokal, dengan penguatan serta kekompakan jajaran anggota dengan pengurus akan bermanfaat sehingga akan menjadi organisasi yang kuat, seperti kita ketahui bahwa di Jepara ada beberapa organisasi petinggi, perlu kekompakan dan bekerja sama dengan APH, dan Pemda. PPD diharapkan agar maju dan berkembang serta mampu menyikapi dinamika yang ada, baik regulasi dan penerapannya di lapangan, serta memperjuangkan agenda PPD, seperti mengembalikan jabatan petinggi, menjadi seperti semula 8 tahun masa bakti, serta program-program lainnya, yang berkaitan dengan isu-isu strategis dalam masalah tata kelola keuangan desa dan pelaksanaan anggaran,” ungkapnya dengan nada optimis..
Ketua dapil II H. Sunaryo Petinggi Bangsri, Mengingatkan pentingnya kesadaran penanggulangan dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19, dikarenakan jepara kembali kepada zona merah, hal ini diketahui karena banyaknya warga masyarakat yang melakukan swap test, sehingga angka covid-19 di Kabupaten Jepara terlihat mengalami peningkatan yang cukup tinggi, sedangkan untuk bansos baik dari dinsos, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, kita tetap akan salurkan
Rakor PPD akan melaksnakan pertemuan rutin guna menjalankan program program PPD jangka pendek maupun jangka panjang sesuai dengan ketentuan AD/ART dan seluruh rangkaian acara telah terlalksana dengan lancar tanpa ada kendala apapun. (Jurnalis John)






