Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id
Diskusi akademik dan kebijakan terkait pengendalian tembakau serta adikasi nikotin di Indonesia yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga di Surabaya.
Kegiatan ini mengangkat tema ‘Kawasan Tanpa Rokok (KTR): Perspektif Gender dan Disabilitas’. Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, Amir Hidayat, S.KM., M.Kes., menjadi narasumber dalam Simposium FIKKIA pada ajang The Indonesian Conference on Tobacco or Health (ICTOH) tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Sriwijaya Hall Lt. 5 ASEEC Tower Universitas Airlangga Kadis Kesehatan Amir Hidayat memaparkan materi bertajuk Kebijakan KTR Kabupaten Banyuwangi (tata kelola dan implementasi kebijakan), Jumat (22/5/2026).
Materi yang dipaparkan oleh Kadinkes Amir Hidayat tersebut membahas konsep dan regulasi KTR, tata kelola kebijakan daerah, implementasi KTR di Banyuwangi, tantangan di lapangan, praktik baik (practice), hingga pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengendalian tembakau secara berkelanjutan.

Simposium ini juga menghadirkan akademisi dan peneliti yang membahas berbagai perspektif terkait perilaku merokok berdasarkan gender, kelompok disabilitas, hingga dinamika keluarga dan remaja di Banyuwangi.
Kehadiran pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Kesehatan diharapkan mampu memperkuat sinergi antara kebijakan daerah, penelitian ilmiah, serta edukasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan mendukung implementasi KTR secara optimal.
Penulis: Aji





