Banyuwangi – harianlenteraindonesia.co.id Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengadakan kegiatan peningkatan kapasitas kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Santika pada 10 – 11 Desember 2025.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskop UMP) Nanin Oktaviantie yang diwakilkan oleh Sekretaris Luluk Khomsiah menghadiri kegiatan tersebut.
Pelatihan bertema “Artificial Intelligence for Public Policy” ini bertujuan memperkuat kompetensi ASN dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan guna mendukung inovasi layanan, pengambilan keputusan berbasis data, serta efektivitas program pemerintah.
Luluk menilai pelatihan ini strategis bagi Diskop UMP, terutama dalam pemetaan potensi UMKM dan peningkatan ketepatan program pembinaan.
Pada waktu bersamaan, Diskop UMP melalui staf lainnya menerima kunjungan Komisi II DPRD Jembrana Bali yang melakukan konsultasi terkait peran UMKM dalam meningkatkan PAD.
Pertemuan tersebut berlangsung di kantor Diskop UMP Banyuwangi, dimana staf menjelaskan berbagai strategi daerah dalam mendukung UMKM. Mulai pendampingan, fasilitasi pembiayaan, digitalisasi pemasaran, hingga penguatan ekosistem ekonomi kreatif.
Pertukaran informasi berlangsung interaktif dan diharapkan memperkuat kerja sama antar daerah.
Selain itu, staf juga menghadiri FGD pengendalian pelaksanaan pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem tahun 2025 yang digelar Bappenas.
Forum tersebut membahas program kartu kesejahteraan dan pilot project digitalisasi bansos, sekaligus menerima masukan daerah terkait penguatan UMKM sebagai penopang ekonomi keluarga.
Rapat koordinasi lomba jaga desa dan video kreatif Kejaksaan Agung di Ruang Asisten 1 juga tidak tertinggal, dihadiri langsung oleh Diskop UMP.
Partisipasi ini menegaskan komitmen Diskop UMP dalam mendukung pembinaan desa serta penguatan ekonomi masyarakat.
Jurnalis MLI: Aji





