Siapkan Perawat Tangguh Hadapi Gawat Darurat, PPNI Banyuwangi Gelar Pelatihan BTCLS Batch 14

 

Banyuwangi –harianlenteraindonesia.co.id  Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Banyuwangi kembali menggelar pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) Batch 14 yang dilaksanakan pada 19 – 24 Agustus 2025 di Gedung Serbaguna PPNI.

Kegiatan yang dipusatkan di Pusbangdiklat PPNI ini mengusung sistem blended learning, dimana pelatihan daring berlangsung pada 19 – 21 Agustus melalui aplikasi zoom. Dilanjutkan dengan praktik luring pada 22 – 24 Agustus.

Pelatihan ini diikuti oleh 25 peserta, terdiri dari mahasiswa keperawatan tingkat akhir, perawat fresh graduate, maupun perawat yang telah aktif bekerja.

BTCLS menjadi pelatih penting bagi tenaga keperawatan karena membekali mereka kemampuan penanganan pasien dalam kondisi gawat darurat, baik akibat trauma maupun gangguan jantung.

Materi inti yang diberikan mencakup bantuan hidup dasar, triage pasien, penilaian awal, penanganan gangguan jalan napas dan pernapasan, penanganan trauma kepala dan tulang belakang, serta evakuasi dan transportasi pasien.

Sejumlah instruktur berpengalaman terlibat dalam pelatihan ini, diantaranya Prof. Dr. Nursalam, M.Nurs (Hons), Dr. Yulis Setya Dewi, S. Kep., Ns., M.Ng., Dr. dr. Bambang Arianto, SpB. FINASM, serta beberapa praktisi perawat dan dosen berpengalaman lainnya.

Ketua panitia menjelaskan, pelatihan BTCLS ini tidak hanya memberikan modul softfile dan e-sertifikat Kemenkes, tetapi juga menjadi salah satu syarat penting bagi perawat dalam proses pendaftaran Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), PPIH, maupun untuk pengurusan Surat Izin Praktek Perawat (SIPP).

Melalui kegiatan ini, PPNI Banyuwangi berharap lulusan pelatihan BTCLS Batch 14 mampu meningkatkan profesionalisme, ketrampilan, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi gawat darurat di lapangan.

Penulis: Aji

Pos terkait