Banyuwangi – harianlenteraindonesia.co.id Pertemuan sosialisasi Multiple Micronutrient Supplementation (MMS) dalam upaya pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat, pencegahan penyakit dan kesejahteraan ibu dan bayi di Kabupaten Banyuwangi yang dilaksanakan di Ballroom El Hotel Royal, Rabu (18/6/2025).
Kegiatan sosialisasi ini dengan jumlah peserta offline yang hadir 90 orang dan online 288. Pertemuan ini mengundang hadirkan narasumber dari Kementerian Kesehatan RI, Dr. Hera Nurita, M. Kes.
Dr. Hera Nurita, M. Kes., mengatakan bahwa Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia masih tinggi jika dibandingkan dengan negara-negara Asean, sehingga ibu hamil memerlukan gizi mikro tambahan selama kehamilan yang terdiri dari 10 vitamin termasuk asam folat, dan 5 mineral esensial, termasuk zat besi untuk memenuhi kebutuhan ibu dan janin selama kehamilan.
Dr. Hera menambahkan, MMS digunakan untuk pencegahan anemia dan kekurangan atau defisiensi vitamin dan mineral lainnya, selain zat besi dan asam folat.
“Pemberian MMS dianjurkan minimal 180 tablet selama masa kehamilan,” ungkapnya.
“Dengan adanya MMS yang rutin dikonsumsi selama 6 bulan terus menerus diharapkan gizi ibu hamil jauh lebih baik sehingga bayinya lahir sehat, mengurangi bayi lahir risiko stunting dan juga mengurangi kematian bayi,” tutupnya.
Penulis: Aji





