Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id
Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapang) Kabupaten Banyuwangi terus melakukan upaya dan berkomitmen dalam peningkatan kesehatan hewan dan melayani masyarakat peternak.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapang) Banyuwangi Drs. H. Arief Setiawan melalui Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) Kesmavet, Drh. Nanang Sugiharto mengatakan, sejak hari Selasa (9/7) kemarin dan sampai Sabtu (3/8) tim Dispertapang melaksanakan Pelayanan Kesehatan Hewan Terpadu ada beberapa pelayanan yang dilakukan yaitu Penyuluhan Kesehatan Hewan, Pemeriksaan Kesehatan Hewan, Pemeriksaan Kebuntingan, Pemberian Multivitamin, Desinfektan dan Obat Cacing.
“Target sasaran pelayanan kesehatan hewan adalah ternak masyarakat, kelompok ternak, dan hewan kesayangan,” ujar Drh. Nanang.
Drh. Nanang menjelaskan, jenis kegiatan yang di laksanakan yaitu memberikan pelayanan kesehatan hewan secara Gratis dalam rangka pencegahan, observasi, diagnosis, pengobatan, perawatan, pemulihan kesehatan dan rehabilitasi.
Metode yang diterapkan, kata dia, yaitu pelayanan aktif yang dilakukan oleh Petugas di tempat pada lokasi tertentu atau dikumpulkan.

“Telah diadakan di 12 Kecamatan wilayah kerja 6 Puskeswan yaitu Srono, Muncar, Tegalsari, Genteng, Sempu, Bangorejo, Gambiran, Pesanggaran, Siliragung, Purwoharjo, Tegaldlimo dan Kalibaru yang melibatkan Medik Veteriner, Paramedik Veteriner, Paramedik IB, dan Penyuluh Pertanian sub sektor Peternakan,” urainya.
“Saat ini telah dilakukan pelayanan kesehatan hewan sejumlah sapi 1.120 ekor, kambing 530 ekor, dan domba 210 ekor. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan peternak semakin peduli akan kebutuhan hewan, kebersihan kandang dan kesehatan hewan yang dimiliki,” imbuhnya.
“Memberikan pelayanan kesehatan hewan ini juga dapat mengoptimalkan untuk meningkatkan kualitas kesehatan hewan sehingga mendukung kesejahteraan peternak khususnya di wilayah Kabupaten Banyuwangi,” pungkasnya.
Penulis: Aji






