
Banyuwangi,harian lentera Indonesia.co.id Banyuwangi memiliki ragam budaya dan keindahan alam yang memukau. Keindahan hamparan pegunungan dan pesisir pantai yang indah merupakan daya tarik bagi wisatawan untuk mengunjunginya. Tak heran bila Banyuwangi masuk dalam destinasi wisata favorit.
Salah satu destinasi pariwisata andalan di Banyuwangi adalah destinasi pariwisata pantai.
Potensi yang ada di kawasan Banyuwangi seperti Pulau Tabuhan, Bangsring Underwater, Grand Watu Dodol (GWD), Marina Yacth Club Boom Beach, dan Kawah Ijen akan lebih banyak diminati oleh wisatawan jika terkoneksi dengan wisata Bali Barat yang dapat menjangkau Pulau Menjangan, Pantai Lovina, dan Pemuteran Beach.
Hal ini dapat diwujudkan melalui konektivitas jalur laut yang ada di wisata Pantai GWD sebagai hot spot untuk menjangkau destinasi wisata di Bali Barat.
Senyampang dengan itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyuwangi Guntur Priambodo mengatakan, Dinas PU Pengairan bersinergi dan mensupport Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi untuk mewujudkan apa yang sudah direncanakan dalam master plan GWD sebagai destinasi wisata yang terkonekting dengan wisata Bali Barat.
“Upaya yang akan dilakukan oleh Dinas PU Pengairan dengan melakukan normalisasi aliran sungai menuju muara, dan akan membangun Jetty atau Break water, serta tangkis sungai yang ada di wisata GWD,” kata Guntur.
“Revitalisasi pembangunan infrastruktur di tahun 2024 akan segera direncanakan demi menunjang kenyamanan dan keamanan pengunjung GWD,” ujarnya.
Kolaborasi dengan Disbudpar, kata Guntur, pemetaan sarana dan prasarana mulai direncanakan mana yang manfaat dan mana yang kurang manfaat akan segera di mapping dan dikerjakan.
“Dengan ini sungai yang ada akan di normalisasi, direvitalisasi dan manfaatkan hilir sungai untuk dijadikan sarana untuk berolahraga kano, sehingga GWD menjadi tempat wisata yang sarana prasarananya dapat berguna sebaik mungkin, indah, bersih, dan nyaman untuk para pengunjung,” pungkasnya.
Penulis: Aji





