INDRAMAYU, harianlenteraindonesia.co.id
Proyek pengecoran ready mix jalan poros khususnya Desa Wanantara Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu diduga menyimpang. Hal ini lantaran, pihak pemdes sengaja menyembunyikan papan informasi pada proyek tersebut dan adanya indikasi pengurangan speak, Minggu (24/04/2022).
Dedi sekertaris Desa yang berhasil di konfirmasi jurnalis ia mengatakan”itu realisasi dana desa (DD) tahun 2022 tahap pertama 20 persen, pagu anggaran sebesar Rp.300 juta dengan panjang 300 meter, ketebalan begisting 15 cm, lebar 3 meter, dan di kerjakan oleh oleh LPMD, kalau mengenai papan informasi sekarang lagi di bikin”terangnya.
Hasil riset tim MLI investigasi di lapangan tidak tampak adanya papan informasi dan diduga terjadi adanya pengurangan spesifikasi,yang seharusnya ketebalan 15 cm,namun setelah di ukur ketinggiannya sisa hanya 10 cm, kurang 5 cm.

W Kuwu Desa Wanantara ketika di konfirmasi melalui via seluler terkait papan informasi proyek, Minggu sore (24/04). Ia mengatakan sebetulnya papan informasi itu lagi di bikin” sebetulnya papan informasi itu ada, nanti papan informasinya lagi di bikin, ya nanti saya undang orang saya ”ujarnya.
D salah satu masyarakat sekitar yang enggan di sebut identitasnya menuturkan ke jurnalis, Minggu (24/04) bahwa dirinya sebagai masyarakat merasa kecewa kalau pengerjaanya tidak transparan”saya sebagai masyarakat Desa Wanantara merasa kecewa karena saya setiap ada musyawarah Rencana Pembangunan di Desa (Musrembangdes) tidak pernah di undang mas”pungkas D sambil nada kecewa.





