Jember, harianlenteraindonesia.co.id
Pembinaan kemandirian di Lapas Jember, Kanwil Kemenkumham Jawa Timur membuahkan hasil. Hari ini, Sabtu (19/2/2022) pagi Kalapas Jember, Hasan Basri beserta Kasi Kegiatan Kerja (Giatja), Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), dan Kasubag TU memanen jagung di lahan pertanian milik SAE (Sarana Asimlasi dan Edukasi) Lapas Jember.
Panen jagung perdana hasil tanam warga binaan pelaksana asimilasi tersebut diklaim Hasan sebagai panen yang berhasil. “Hari ini kami memanen perdana jagung Hibrida Varietas Betras dan Alhamdulillah bagus sekali,” ucap Hasan, Kalapas Jember. Ia juga menyebutkan bahwa lahan bekas pembangunan Lapas Jember seluas 4 hektar tersebut juga ditanami beberapa komoditi pertanian. “Selain jagung, kami juga menanam pisang Cavendish, dan ketela. Kami sistemnya tumpang sari,” sambung Hasan.
“Panen tadi berhasil terkumpul 920 kilogram. Butuh waktu 4 bulan untuk menghasilkan jagung siap panen tersebut,” ujar Hasan secara terpisah.

Sementara itu, tanaman jagung dipilih sebagai salah satu komoditi tani yang ditanam di lahan SAE karena kemampuannya untuk bertahan dalam kondisi tanah yang kering, sesuai dengan keadaan tanah di lahan pertanian SAE. Pertanian tersebut menjadi satu dari sekian usaha Jajaran Lapas Jember dalam mengubah lahan mati bekas bangunan Lapas menjadi lahan hidup yang membawa banyak manfaat. “Ini merupakan salah satu tujuan Seksi Kegiatan Kerja untuk mengubah lahan mati milik Lapas menjadi lahan yang membawa banyak manfaat,” ucap Agus Yanto, Kasi Giatja Lapas Jember.





