Magetan, harianlenteraindonesia.co.id
Batik sebagai khasanah budaya bangsa sudah sepatutnya terus dilestarikan .Dengan munculnya motif baru dan beragam menunjukkan semangat generasi muda untuk melestarikan budaya bangsa itu.
Kepala desa Purworejo Hari Agung Cahyoko mengatakan “Kami selaku pemerintahan desa akan terus memfasilitasi kegiatan produktif di desa ini, seperti adanya kegiatan ekonomi kreatif yang di kelola masyarakat kami berupa batik Uweg kami akan terus mendukungnya. “jelasnya. ( Jumat, 18/2/2021)
Tiara (29) yang masih tergolong generasi milenial ketua kelompok batik Uweg desa Purworejo ini menjelaskan ” Kami sebagai generasi muda bangsa ingin melestarikan budaya bangsa dengan melestarikan batik ini, saat ini motif yang sudah kami produksi 10 motif dengan motif dasar burung hantu (Uweg). Dan menurut kami motif burung Uweg ini adalah motif batik dengan tema hewan satu satunya di Magetan, biasanya yang lain mengambil tema bunga atau tumbuhan.” jelasnya.

“Alasan kami menggunakan motif burung hantu (uweg) ini karena desa kami merupakan pioner dalam pembasmian hama tikus dengan menggunakan burung Uweg, Selain motif burung uweg kami juga menggunakan motif bunga matahari yang bagi petani berfungsi untuk menanggulangi hama wereng”tuturnya.
“Saat ini anggota kelompok kami sejumlah 10 orang, dan untuk mempermudah fleksibilitas produksi sebagian proses dibawa pulang ke rumah masing masing sehingga tidak mengganggu aktifitas sehari hari dirumah “jelasnya.
Saat di tanya alasan tidak menggunakan motif ciprat Tiara menegaskan “Kami berkomitmen tidak akan menggunakan motif ciprat karena menurut kami motif tersebut merupakan milik dari teman teman disabilitas dari desa Simbatan dan Gebyok. Biarlah mereka berkarya dengan motif tersebut tanpa kita harus bersaing dengan mereka” pungkasnya.
Sementara itu Fatimah salah seorang anggota kelompok mengatakan ” Kami difasilitasi pelatihan membatik oleh pemerintahan desa, sehingga kini dimasa pandemi ini kami bisa memperoleh tambahan penghasilan “ujarnya.
Dengan harga 150 ribu rupiah masyarakat bisa memiliki batik dengan motif unik ini.Bagi masyarakat yang ingin memiliki batik Uweg bisa menghubungi no WA 0823-3210-7732. Atau langsung ke kantor desa Purworejo kecamatan Nguntoronadi kabupaten Magetan. Video kegiatan ini bisa di klik http://www.youtube.com/c/BeniSetyawanMagetan.





