Iptu F.S Berikan Hak jawab Kepada Awak Media Terkait Dugaan Pungli

INDRAMAYU, harianlenteraindonesia.co.id

Iptu F.S anggota Polisi Perairan (Polair) Mabes Polri dan sekaligus menjabat sebagai komandan kapal Albatros BKO Jawa Barat, akhirnya berkenan membuka blokiran kontak WhatsApp awak media dan berkenan memberikan keterangan dalam bentuk hak jawab terkait dugaan pungli dan Pemerasan terhadap pengusaha Transpotir BBM solar industri pelabuhan Karangsong Kabupaten Indramayu.

Dengan di fasilitasi oleh Kasat Polair Resort Indramayu Suprapto sebagai mediator, Iptu F.S memberikan komentarnya di ruangan Kasat Polair Pelabuhan Karangsong Indramayu, (31/01/22). Kepada awak media dirinya mengatakan bahwa perbuatan itu hanya sebatas keinginan untuk berteman dan menjalin hubungan pertemanan dengan pengusaha transpotir.

“Pertama saya minta maaf kepada semuanya apabila ada tutur kata saya yang kurang berkenan dan intinya kita sudah selesaikan di tempat ini dan sudah saling memaafkan, adapun terkait permintaan dana bantu operasional kapal itu hanya sebatas untuk berteman dan menjalin komunikasi aja sebenarnya mah.” Ucapnya.

“Terkait masalah bantuan operasional kapal sebenarnya juga sudah ada biaya operasional dari pemerintah karena itu kapal milik negara, intinya itu hanya sebatas menjalin komunikasi aja dan tidak ada maksud untuk pungli dan segala macam, dan tidak ada dana yang masuk” tegasnya.

Menambahkan juga perihal Iptu F.S yang menolak uang bantuan operasional kapal dari KP karena dirinya masih manusia yang punya hati dan tidak ingin memaksakan.

” Ketika mas KP cerita gak bisa yaudah, karena saya sebagai manusia yang masih punya hati ya udahlah saya balikin aja, bukan berarti minta nambah dan segala macam intinya seperti itu aja tidak ada dana yang masuk ke rekening saya.” Tambahnya.

Pos terkait