Suryo Prapto juru bicara dari keluarga mediang Bob Hasan. (Foto : Frans Doli – Lentera Indonesia)
Jakarta, harianlenteraindonesia.co.id
Semasa hidupnya Bob Hasan pengusaha kayu lapis ini sekarang lebih kosentrasi untuk membantu pengusaha kecil dan menengah. Dimana beliau sekarang mencoba untuk mengangkat keluarga – keluarga pra sejahtera dengan adanya kegiatan – kegiatan yang dilakukan di Boyolali, Prambanan, Kemusuk, Dieng dan Purwokerto semua itu dilakukan untuk membantu hal tersebut. Kata Suryo Prapto Juru Bicara (Jubir) dari keluarga Bob Hasan mengungkapkan kepada Lentera Indonesia ditempat kediaman mendiang Bob Hasan.
Menurut Juru bicara Suryo Prapto, untuk sekarang kosentrasi Bob Hasan didalam 5 tahun terakhir ini bagaimana membantu masyarakat pra sejahtera itu lebih baik membantu para mahasiswa menjadi pengusaha karena itu dengan Universitas Pamulang misalnya Bob itu membuat kerjasama bagaimana menjadi enterprenuership kewirausahaan itu masuk dalam kurikulum di Universitas Pamulang dan kemudian diharapkan dari sana mahasiswa tersebut bukan menjadi pencari kerja tetapi menjadi pembuka lapangan kerja.
Kemudian sambungnya lagi, sudah 3 tahun terakhir ini beliau dengan Unpar Pamulang kerjasama. Jadi saya kira adalah legis yang luar biasa warisan yang diturunkan dilakukan Bob. Jadi kosentrasinya bahkan dalam kondisi sakitpun Bob Hasan yang dipikirkan adalah bagaimana memikirkan proyek yang di Purwokerto. Selanjutnya, kapan kita resmikan segala macamnya karena hal itu mau membuat pabrik gula merah untuk membantu para petani kelapa supaya kemudian punya nilai tambah bagi para petani kelapa. Jadi Bob Hasan itu orangnya luar biasa. Pikirannya itu bukan lagi untuk dirinya, paparnya.
Ditambahkan Suryo Prapto, Bob Hasan memikirkan begitu banyak rakyat Indonesia supaya hidupnya lebih baik. Dimana yang terakhir itu sebelum wafat beliau pasti ingat kalau bisa sebelum puasa kita pergi ke Cilongo untuk meresmikan pabrik gula merah itu. Untuk itu sekali lagi beliau tidak pernah memikirkan dirinya sendiri kalau yang dipikirkan adalah orang lain dan pribadinya sangat sederhana tidak ada kemewahan yang luar biasa ditempat kediamannya.
Dimana lanjutnya lagi, kesehariannya juga sangat sederhana sekali dan juga cara berpakaiannya tidak ada kemewahan sama sekali karena memang dikatakan beliau semasa hidupnya “hidup itu bukan orientasi kepada sesuatu materi”, tapi bagaimana memberikan manfaat kepada masyarakat lebih banyak, jelasnya.
Bob Hasan merupakan orang yang tidak pernah memikirkan dirinya sendiri. Dimana dalam pikirannya itu sejak muda kalau saya ikuti perjalanan hidupnya diwaktu hidup yang dipikirkan itu adalah Indonesia. Ditambahkan lagi kata Suryo Prapto, perkenalannya dengan mantan Presiden RI Soeharto orientasinya adalah untuk kepentingan Indonesia. Maka itu ketika Soeharto berkuasa bagaimana membantu Soeharto supaya Indonesia lebih berhasil dan sama sekali tidak ada semua yang dilakukan Bob Hasan untuk kepentingan dirinya sendiri. Dimana beliau orang yang sama sekali tidak berorientasi pada materi dan tidak mengejar harta benda serta tidak hidup berfoya – foya, papar Suryo Prapto yang nama panggilannya Tomi. (Frans Doli – Lentera Indonesia)






