Tangerang, harianlenteraindonesia.co.id
Dalam upaya peningkatan pembangunan infrastruktur yang di biayai oleh hasil dari pembayaran pajak masyarakat di wilayah kabupaten Tangerang terlihat jelas dari kepedulian oleh pemerintah utk melanjutkan aspirasi yang didasari dengan kebutuhan masyarakat sehingga terjadi penganggaran oleh pemerintah dalam merealisasikan kebutuhan tersebut.

Seperti yang terlihat pada saat ini, pembangunan saluran pembuangan 2 yang terletak di perumahan pesona wibawa praja tepatnya di RT 006/006 desa jeungjing kecamatan cisoka Kabupaten Tangerang, yang menelan anggaran Rp.1.944.514.300 bersumber dari anggaran dinas binamarga dan sumber daya air yang dikerjakan Cv Cipta Tekhnik perkasa dengan waktu kalender 120 hari adalah salah satu bentuk kepedulian pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat desa jeungjing yang selama ini menua kebanjiran ketika hujan turun. Namun dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut Telah banyak juga menuai perbincangan para aktivis yang telah melihat dan imvestigasi ke tempat pelaksanaan kegiatan tersebut.
Salah satu dari hasil investigasi lembaga swadaya masyarakat (LSM PUSAKA) iqbal mengatakan ” banyak kejanggalan kejanggalan yang telah dilakukan oleh pelaksana kegiatan seperti kelengkapan k3, ” kami sebagai control sosial meminta kepada dinas terkait untuk segera menindak dan menegur rekanan yang mengerjakan kegiatan tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Salah satu kejanggalan yang terlihat dilapangan, para pekerja abaikan K3, Molor waktu atau tidak tepat waktu yang sudah ditentukan oleh dinas terkait, bahkan pekerjaannya tidak sesuai dengan spek, dll” ucapnya.
Ketika awak media menanyakan kepada pekerja kenapa tidak memakai K3 mereka menjawab ” tidak dikasih pelaksana terkait septy keselamatan kesehatan dan keamanan ( K 3 )” dan pelaksanapun yang berada di lokasi juga mengatakan “bos tidak memberikan peralatan atau kelengkapan k3” katanya.






