Banyuwangi – harianlenteraindonesia.co.idDinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyuwangi bersama Noora Health Indonesia menggelar Discovery Meeting pada 12-13 Februari 2026 sebagai langkah strategis memperkuat pelayanan kesehatan komunitas melalui kolaborasi kesehatan digital, Jum’at (13/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari visi “Banyuwangi Sehat 24 Jam” untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat, terintegrasi, dan berkelanjutan berbasis teknologi.
Kepada media ini, Kepala Dinkes Banyuwangi Amir Hidayat menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, diperkenalkan sistem Mobile Care Companion (MCC) berbasis WhatsApp yang memungkinkan masyarakat memperoleh edukasi, pemantauan, dan konsultasi kesehatan dari rumah.
“Hingga Januari 2026, MCC telah digunakan oleh lebih dari 10.800 warga di Banyuwangi dengan ribuan pesan edukasi dan konsultasi langsung dengan tenaga medis,” terangnya.
Selain mendukung masyarakat, kata Amir, sistem ini juga dilengkapi asisten AI untuk membantu dokter, bidan, dan perawat merespon pertanyaan, memantau kondisi pasien, serta mendeteksi situasi darurat secara lebih cepat.
“Melalui sinkronisasi strategi, observasi lapangan, dan diskusi teknis integrasi dengan ekosistem Smart Kampung, kedua pihak menyepakati peta jalan kolaborasi mulai dari fase eksplorasi, desain pilot, hingga implementasi dan evaluasi,” tuturnya.
“Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat layanan kesehatan primer di Banyuwangi, menjangkau keluarga hingga tingkat rumah tangga, serta meningkatkan mutu dan kesinambungan pelayanan kesehatan berbasis digital,” pungkas Amir.
Penulis: Aji





