Progres Positif, Jalan Balekambang Siap Tersambung Penuh Tahun 2026

  • Whatsapp

 

Kabupaten Malang, –harianlenteraindonesia.co.id  Progres pembangunan jalan menuju Pantai Balekambang kembali menunjukkan perkembangan positif. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga memperkirakan pengerjaan jalan menuju pantai selatan ini akan tuntas pada Mei 2026 mendatang.

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma mengatakan pekerjaan fisik terus berjalan dan kini difokuskan pada segmen-segmen yang telah bebas lahan. Ia menjelaskan bahwa pembangunan Jalan Balekambang sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian PUPR dan prosesnya sudah sesuai dengan jadwal.

“Sampai dengan sejauh ini sudah sesuai dengan target. Pusat punya schedule tertentu dan semuanya on progress. Hanya tinggal beberapa kendala kemarin terkait pembebasan lahan, dan itu sekarang sudah kita selesaikan melalui percepatan penetapan lokasi,” kata Oong, sapaan akrabnya Kamis (11/12/2025). Oong menambahkan bahwa PU Bina Marga sudah merampungkan langkah-langkah strategis untuk percepatan pembebasan lahan, yang ditargetkan rampung sepenuhnya pada Januari 2026.

“Insya Allah Januari pembebasan lahan selesai 100 persen. Makanya sekarang yang dikerjakan adalah segmen-segmen yang lahannya sudah terbebaskan,” ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir terkait proses ganti rugi. Menurutnya, seluruh mekanisme sudah mengikuti aturan, dan prinsip yang digunakan adalah ganti untung.

“Pembebasan lahan itu ganti untung semuanya, dan pelaksanaannya melalui penetapan lokasi, sesuai peraturan perundang-undangan. Jadi tidak ada masyarakat yang dirugikan,” bebernya.

Saat ditanya berapa persen progres keseluruhan, Oong mengaku angka spesifik berada di kewenangan pemerintah pusat. Namun ia memastikan progresnya sangat signifikan.

“Kalau persentasenya saya tidak tahu, yang tahu kan pusat. Yang jelas progresnya sudah sangat signifikan. Awal tahun Januari penetapan lokasi terbit, sehingga nanti berjalan sesuai mekanisme penetapan lokasi,” tuturnya.

Terkait kendala lapangan, Oong memastikan tidak ada hambatan teknis berarti. Ia menjamin bahwa pengerjaan fisik yang akan dilakukan oleh pemerintah pusat dipastikan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Tidak ada kendala lain. Mereka dari balai besar itu sudah ahli di bidangnya. Pekerjaan fisik seperti ini sudah sering mereka lakukan. Saya percaya sekali. Sesuai target, bulan Mei itu terselesaikan semua,” ungkapnya.

Untuk Lot B, Khoirul menyebut pembebasan lahan sudah hampir tuntas. Beberapa bidang yang sebelumnya menunggu putusan konsinyasi di pengadilan kini sudah inkrah.

“Konsinyasi yang di lot B itu kan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Pertanahan. Sudah banyak yang turun hasil konsinyasinya dan bisa diambil suratnya,” tambahnya.

Dengan percepatan penetapan lokasi pada Januari serta dukungan teknis dari Kementerian PUPR, Oomg optimistis jalan menuju Balekambang dapat segera tersambung penuh.

“Yang penting penetapan lokasi segera selesai di Januari. Setelah itu mereka punya metode percepatan tertentu. Mayoritas pekerjaan fisiknya sudah banyak yang selesai,” pungkasnya. (M.yus)

Pos terkait