Ngawi. harianlenteraindonesia.co.idBertempat di aula Desa Warukkalong, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi, telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Pengolahan Makanan dan Digitalisasi Promosi Produk UMKM, Rabu (26/11/2025). Kegiatan ini merupakan inisiatif mahasiswa KKN dari Kampus UNIPMA Madiun sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam peningkatan kemampuan dan kemandirian pelaku usaha mikro kecil dan menengah.

Acara pelatihan dihadiri oleh Kepala Desa Warukkalong, Ibu Darma Wanita, para pelaku usaha mikro, serta jajaran staf Desa Warukkalong juga dari Mahasiswa Unipma Madiun. Kehadiran para peserta menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam bidang usaha kuliner serta pemasaran digital.
Materi utama pelatihan yang diberikan adalah pembuatan roti bolu ketan hitam, salah satu olahan makanan kas dengan potensi pasar yang cukup luas dan peluang keuntungan yang menjanjikan bagi pelaku UMKM. Para peserta dibimbing langsung dalam proses pengolahan bahan, teknik pengukusan, hingga pengemasan produk agar memiliki nilai jual yang optimal.
Selain pelatihan pengolahan makanan, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai Digitalisasi Promosi Produk, yaitu proses mengubah informasi analog menjadi format digital untuk mempermudah pengolahan data serta memasarkan produk melalui media digital. Materi ini mencakup penggunaan media sosial, foto produk yang menarik, dan strategi pemasaran online yang efektif.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan produk roti bolu ketan hitam dapat dipasarkan lebih luas baik di tingkat usaha mikro maupun UMKM, sehingga mampu meningkatkan potensi ekonomi lokal Desa Warukkalong. Produk yang dihasilkan juga telah diuji coba dan mendapat respon positif dari peserta pelatihan.
Masyarakat yang mengikuti pelatihan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada mahasiswa KKN UNIPMA karena kegiatan ini dinilai sangat bermanfaat. “Saya sangat senang dan berterima kasih. Dengan pelatihan pembuatan roti bolu ketan hitam ini bisa menambah ekonomi saya,” ungkap salah satu peserta pelatihan.
Kepala Desa Warukkalong, Juwadi, dalam sambutannya menyampaikan harapan bahwa kegiatan ini dapat menjadi langkah awal peningkatan pendapatan warga. “Pelatihan pembuatan roti bolu ketan hitam ini otomatis bisa menambah pendapatan sehari-hari. Semoga masyarakat terus semangat mengembangkan usaha,” ujarnya menutup kegiatan. Jatmiko.






