Banyuwangi –harianlenteraindonesia.co.id Banyuwangi kembali mengukuhkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pelaksanaan tanam padi serentak menggunakan varietas unggul Super Genjah BK 01 Agritan, Selasa (20/5/2025).
Kegiatan tanam raya ini dihadiri oleh Ditlin Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Gandi, Dandim 0825, Letkol Joko Sukoyo, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi (Dispertapa), Ilham Juanda, Kepala Sub Bulog, Dwiana Pinca, Perwakilan Pupuk Kaltim, Camat, Kepala Desa, dan Manajer UPJA Tani Makmur.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan milik Poktan Tani Makmur dengan mengusung pendekatan modern berbasis mekanisasi alsintan (transplanter) dan persemaian di tray.

Kepala Dispertapa Banyuwangi, Ilham Juanda, mengatakan bahwa ketersediaan pupuk juga menjadi perhatian. Per Mei 2025, pupuk Urea telah tersedia sebesar 85% dan NPK sebesar 58%, dengan penyerapan hingga April tercatat Urea 26% dan NPK 32%.
“Pemerintah juga terus memperkuat dukungan melalui program SERGAP (Serap Gabah Petani) dengan harga Rp 6.500/kg, demi menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan petani,” ujarnya.
Langkah ini, kata Ilham, menjadi bagian dari gerakan besar untuk mendorong produktivitas pertanian dan mendukung pencapaian swasembada pangan nasional.
“Mari terus kuatkan kolaborasi dan sinergi untuk masa depan pangan yang tangguh dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Penulis: Aji






