Bertempat di Aula Desa Gunungsari Polres Ciamis Polda. Jabar mengadakan Pembinaan petugas Satkamling

Ciamis, harianlenteraindonesia.co.id

Kepolisian Resort Polres Ciamis,Polda Jabar mengadakan pembinaan petugas Satkamling ,bertempat di Aula Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis pada Kamis (19/12/2024 ).

Hal ini guna terwujudnya keamanan dan ketertiban dalam menjaga kondusifitas wilayah tertib dan tegaknya hukum supaya terselenggaranya perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

Pada Kegiatan pembinaan satkamling harkamtibmas dihadiri KBO Polres Ciamis Ipda Amru Heri Sutomo KBO Satbinmas ,mewakili AKBP Akmal ,Kepala Desa Gunungsari ,BPBD Ciamis, tokoh ulama dan para peserta lainnya.

Dalam sambutannya Ipda Amru KBO Satbinmas Polres Ciamis mengatakan, setelah usai pemilihan kepala daerah khususnya di kabupaten Ciamis sampai sekarang ,Alhamdulilah dalam keamanan ketertiban di wilayah secara keseluruhan berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Ipda Amru juga menyampaikan tentang terkait bahaya judi online yang lagi marak, dia meminta kepada warga masyarakat saling mengawasi dan melaporkan jika mengetahui ada yang mencurigakan di lingkungan sekitarnya “salah satu contoh bila ada warga masyarakat yang disuruh buka rekening di Bank dan dikasih biaya lalu rekeningnya di minta seseorang maka itu ada indikasi keterlibatan dalam judi online,”ungkapnya.

Sementara Kepala Desa Gunungsari Eman Sulaeman ditemui harianlenteraindonesia di ruang kerjanya mengatakan, Pemerintah Desa Gunungsari mendapat kehormatan dari Polres Ciamis dalam sosialisasi satkamling di Desa Gunungsari katanya.

“Dengan adanya sosialisasi satkamling ini diharapkan para peserta bisa memahami tentang tujuan hakikat bagaimana pemerintah melalui kepolisian melaksanakan siskamling maupun satkamling,”tuturnya.

Melalui satkamling Eman berharap, tingkat kenyamanan dan keamanan, baik keamanan pribadi masyarakat maupun keamanan lingkungan bisa meningkat dan terjamin ,karena berbicara keamanan bukan masalah kehilangan suatu harta benda akan tetapi tingkat keamanan dan kenyamanan dalam hidup dan kehidupan bagaimana interaksi masyarakat dengan masyarakat ataupun antara masyarakat dengan pemerintah ,” pungkasnya.(Agus Suryana)

Pos terkait