Terkait UHC 2023 Bupati Malang Diminta Bijak Dan Tanggung Jawab

  • Whatsapp

 

Malang Jatim,harianlenteraindonesia.co.id
Anggota Komisi I (Bidang Pemerintahan & Hukum) DPRD Kabupaten Malang Unggul Nugroho.S.Si
Menilai bahwa program UHC 2023 dari pemerintah Kabupaten Malang untuk pelayanan kesehatan warga masyarakat di kabupaten Malang pada 2023 lalu saat ini Menyisakan masalah

Unggul Nugroho mengatakan Bupati Malang Drs. H.M.Sanusi.M.M
Pada program UHC itu, Tidak melakukan langkah persiapan yang matang dan belum siap.
Sehingga setelah berjalan beberapa bulan kemudian menimbulkan Masalah. Hal itu menurut “Unggul karena Bupati Malang Hanya sekedar mengejar Penghargaan Award saja, dari Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia waktu itu “Terang Unggul, di Gedung DPRD Kab Malang Selasa (28/5/2024)

Di sampaikan Unggul bahwa UHC merupakan program Pemerintah Kabupaten Malang yang bertujuan untuk mewujudkan pelayanan kesehatan berkualitas dan adil,

Namun perlu di ketahui bahwa, anggaran UHC itu tidak ada dalam pengajuan, APBD Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2023, sehingga DPRD juga tidak pernah menyetujui anggaran tersebut ” Terang Unggul pada Media Lentera

Menurut politisi dari partai Gerindra ini, bahwa belum adanya kesiapan yang matang oleh Bupati saat itu, tiba tiba UHC Itu dimunculkan pada bulan 1 Maret 2023 , kami tidak tahu sejak kapan persiapan nya ,

Di singgung terkait PAKTA INTEGRITAS yang di tandatangani Bupati Malang pada poin nomer Dua(2) yaitu
Berkomitmen mengalokasikan anggaran Jaminan Kesehatan bagi PBPU dan BP Pemerintah Daerah sebesar Rp.194.072.043.873,- atau Seratus Sembilan Puluh Empat Milyar lebih pada tahun 2023.

Menurut Unggul Nugroho bahwa Anggaran Rp 194 Milyar itu Tidak Ada , yang ada itu cuman anggaran BPID Rp.72 Milyar “Katanya

Kalau untuk anggaran PBID ( Penerima Bantuan Iuran Daerah) itu dari tahun ke tahun sudah ada, anggaranya 72 Milyar Dengan jumlah Anggota penerima PBID (Penerima Bantuan Iuran Daerah) 172 ribu orang untuk jaminan kesehatan masyarakat miskin di Kabupaten Malang, yang tidak bisa membayar BPJS kita Kafer selain APBN kita tambah dengan BPID -APBD.

Namun terkait UHC ini, Bupati sendiri secara langsung mengumumkan kepada seluruh Warga masyarakat Kabupaten Malang semuanya bisa berobat Gratis hanya cukup membawa KTP yang beralamat Kabupaten Malang ke Rumah Sakit, Gratis.

Hal inilah yang menyebabkan, jumlah peserta PBID ( Penerima Bantuan Iuran Daerah) membengkak karena peserta BPJS Mandiri Yang setiap bulan nya membayar Iuran BPJS Mandiri , Pindah menjadi peserta BPJS Kesehatan BPID yang di bayari APBD Pemkab Malang

Sehingga terjadi pembengkakan Biaya kesehatan yang di bebankan pada APBD TA 2024.
Oleh karena itu pada bulan Juni 2023 dihentikan sementara, Karena tagihan sebesar 86 Milyar, menjadi tagihan dari BPJS Kesehatan PBID

Masih Menurut Anggota DPRD Komisi I, bahwa Langkah atau Kebijakan Bupati ini, tidak melanggar Hukum, atau ini bukan pelanggaran, Tapi Ngawur Karena tidak siap, lakukan persiapan yang matang , Untuk melangkah ke UHC selain Itu tidak siap data, tidak siap anggaran, tidak siap SDM, akhirnya kacau balau seperti ini,

Dan akhirnya Kepala Dinas Kesehatan di jadikan Kambing Hitam, di copot dan di nonaktifkan dari jabatan sebagai Kadinkes Kabupaten Malang karena dinilai Bupati Kepala Dinas Kesehatan melakukan pelanggaran Tentang Penggunaan Anggaran di luar batas ketentuan APBD untuk kesehatan masyarakat miskin.

Hal tersebut , Menurut Unggul, Intinya kesalahan mutlak ‘Ada Pada Bupati, Prajurit tidak salah “Tegas Unggul

Dirinya juga berharap , dengan kondisi apapun agar warga masyarakat kita di Kabupaten Malang ini tetap lancar dalam pelayanan kesehatan.

Dan terkait persoalan ini tidak bisa kesalahan itu di bebankan Hanya ke pada Dinas Kesehatan karena bagaimanapun Dinkes menjalankan semua itu atas dasar omongan Bupati, di masyarakat bahwa hanya membawa KTP ke Rumah Sakit semua warga masyarakat berobat gratis. Yang Bicara siapa , Kata Unggul ” kan Bupati yang Bicara, oleh karena itu,
Bupati Jangan Lepas Dari Tanggung Jawab,
Ya Saya Salah, Saya Siap Memperbaiki,
Sikap itu lebih bijak penuh tanggung jawab” Tegasnya (M.yus)

Pos terkait