Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id
Dinas Kesehatan Banyuwangi menyelenggarakan manasik haji di tiga kecamatan yakni, Purwoharjo, Kalibaru, dan Wongsorejo.
Kegiatan manasik di Kecamatan Purwoharjo diselenggarakan di Pondok Pesantren Al Falah (29/4), Kalibaru di Pondok Pesantren Darussalam Kajarharjo (24/4), Wongsorejo di Aula Masjid Besar Baiturrohim (25/4).
Jumlah dalam pendataan jamaah haji di Kabupaten Banyuwangi tahun 2024 sebanyak 1.235, dan total keseluruhan Jawa Timur sebanyak 37.270 jamaah.
Oleh karena itu, kata Plt. Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat melalui Kasi Surveilans Imunisasi Hadi Sutoyo, banyak yang perlu dipersiapkan oleh masing-masing individu untuk melaksanakan atau menunaikan haji di tanah suci.

Dihadapan jamaah haji, Hadi menjelaskan, manasik kesehatan haji merupakan bagian dari penyelenggaraan kesehatan haji bertujuan untuk:
1. Mencapai kondisi Istithaah kesehatan jamaah haji.
2. Mengendalikan faktor resiko kesehatan haji.
3. Menjaga agar jamaah haji dalam kondisi sehat selama di Indonesia, selama perjalanan, dan Arab Saudi.
4. Mencegah terjadinya transmisi penyakit menular yang mungkin terbawa keluar atau masuk oleh jamaah haji.
5. Memaksimalkan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan
“Harapannya dengan diadakan manasik kesehatan haji di kecamatan-kecamatan Kabupaten Banyuwangi menjadikan jamaah haji mabrur,” tuturnya.
“Semoga dimudahkan proses pelaksanaan haji di tanah suci dan pulang dalam keadaan sehat, aamiin aamiin aamiin,” tukasnya.
Penulis: Aji






