Format B4 Renja Tapos Kita Kawal Mudah-Mudahan Terealisasi

 

  (Nurjamal, ketua LPM Kelurahan           Cilangkap.)

Depok,harianlenteraindonesia.co.id
Kecamatan Tapos menggelar Forum Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) tahun 2024 untuk perencanaan tahun 2025.Acara digelar bertempat di Aula Kecamatan.
Hadir narasumber dari Bappeda dan Dinas PUPR.

“Alhamdulillah kegiatan forum kerja ini berjalan lancar,kita hari ini membicarakan usulan-usulan yang masuk ke dalam OPD (Organisasi Perangkat Daerah),” ungkap Abdul Muthalib,camat Tapos,Rabu (7/2/24).

Camat Tapos,Abdul Muthalib mengatakan,adapun selain yang 350 kegiatan dimana pihaknya sudah masukkan ke beberapa OPD, ada juga tambahan-tambahan usulan yang ada disampaikan oleh peserta, tadinya untuk anggota Dewan yang hadir.


( Camat Tapos,Abdul Muthalib.)

“Semuanya kita undang, alhamdulillah ada yang menyempatkan hadir yaitu anggota dewan Ade Firmansyah dari Fraksi PKS dan ada beberapa yang saya hubungi belum menjawab. Ya karena memang ada kegiatan lain,”ujarnya.

Masih di lokasi acara Renja tingkat Kecamatan Tapos, perwakilan LPM kelurahan Tapos,Nurjamal mengusulkan adanya pembangunan Turap dan Drainase di wilayahnya.

“Beberapa RW yang kita buatkan Proposalnya yaitu terkait penanganan turap,mengingat banyak saluran kali yang sudah bergeser. Artinya tidak ada lagi pembatas kiri-kanan kali, sehingga air mengalirnya kemana aja menimbulkan banjir masuk ke rumah-rumah warga masyarakat,”ungkap Nurjamal.

Nurjamal berharap usulanya bisa terealisasi walaupun tidak secara full 100%.Proposal usulan minimal tahapan dan prosesnya setiap tahun berjalan,katanya.

Adapun pergeseran-pergeseran yang terjadi,olehnya dikatakan terutama karena adanya
perumahan-perumahan.Ada banyak saluran kali,namun seingatnya salah satunya aliran kali Cipinang.

 

“Ingat saya salah satunya adalah kali Cipinang, kali Cipinang aliran yang bibirnya melewati beberapa perumahan.Diantaranya perumahan Laguna, ada juga perumahan lain apa nama perumahannya saya lupa. Pokoknya, sampai dari RW 20 dan RW 22 juga RW 14 sampai ke RW 7 serta ke RW 10.Nah, itu hilirnya-hilirnya ke arah kali Cipinang,”jelasnya.

Nurjamal menambahkan,sampai saat ini pihaknya hanya mampu melakukan sebatas pembersihan saja.Pihaknya membersihkan sampah-sampah nyangkut serta kotoran lain yang nyangkut di pinggir kali.Untuk wilayah daerah rawan banjir dan yang terparah adalah di RW 22 juga RW 20 serta RW 22,tandasnya.(joh).

Pos terkait