Irigasi Air Tanah Dangkal dan Dalam Diharapkan Menjadi Solusi Bagi Petani di Desa Danasari Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis

Ciamis, harianlenteraindonesia.co.id

Musim kemarau yang berkepanjangan menjadi penyebab kekeringan para petani di Kabupaten Ciamis, irigasi air tanah dangkal bisa menjadi solusi lokal untuk daerah yang tidak tercakup dalam sistem irigasi permukaan atau daerah pertanian lahan kering yang hanya bisa melakukan penanaman padi satu kali dalam setahun.

Air tanah dangkal dengan kedalaman sekitar 4 meter merupakan sumber air yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan air tanaman, baik sebagai irigasi utama pada musim kemarau maupun untuk irigasi suplemen di musim gadu. Irigasi menggunakan air tanah dangkal dapat dilakukan dengan mesin pompa air berbahan bakar bensin atau solar.

Berkat kesigapan pemerintah Kabupaten Ciamis untuk berupaya menanggulangi kekeringan lahan pertanian melalui Dinas Pertanian salah satunya di Desa Danasari Kecamatan Cisaga sedang berlangsung pembangunan Irigasi air tanah dangkal dan dalam di empat (4) Dusun.

Desa Danasari yang terbagi empat Dusun yaitu dusun Sukaharja, Sukamanah, Sindanghayu dan Tamiang Kuning yang terbagi dengan jumlah penduduk 2045 yang terbagi di 8 Rukun Warga (RW) dan 27 Rukun Tetangga hal ini disampaikan Kepala Desa Danasari Hendaya.

Harapannya dengan adanya pembangunan Irigasi tanah dangkal dan dalam ini bisa membantu warga masyarakat Desa Danasari yang mayoritas petani di musim kemarau ini nantinya bisa tetap menjalankan aktifitas nya, supaya perekonomian masyarakat tidak tersendat karena musim kemarau ini.

Saya sebagai Kepala Desa yang mewakili masyarakat Desa Danasari menghaturkan terimakasih pada pemerintah yang telah menggelontorkan bantuan lewat Dinas Pertanian mudah – mudahan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Danasari khususnya. (Agus Suryana)

Pos terkait