42 Rekomendasi Disampaikan DPRD Magetan kepada Bupati saat Rapat Paripurna Istimewa DPRD

MAGETAN, harianlenteraindonesia.co.id

DPRD Magetan memberikan 41 rekomendasi terkait kinerja Bupati selain itu juga DPRD juga menyoroti kinerja pemkab Magetan dalam menjalankan APBD tahun 2022. Setidaknya ada lima indikator capaian yang belum tercapai.Hal ini terungkap dalam Rapat paripurna istimewa DPRD Magetan dalam agenda Keputusan DPRD tentang rekomendasi laporan keterangan pertanggungjawaban bupati tahun anggaran 2022 di ruang paripurna Rabu (3/5/2023).

41 Rekomendasi ini disampaikan dan dibacakan oleh Wakil ketua DPRD Magetan Gus Wahid ” Terimakasih kepada Bupati yang sudah bekerja dengan seluruh stakeholder di lingkungan Pemkab Magetan, selain itu kita juga menyampaikan apresiasi atas prestasi Pemkab Magetan, Capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Magetan ini disusun oleh gabungan 4 Komisi yaitu komisi A,B,C dan D , Indikator Kinerja Utama (IKU) merupakan alat ukur pencapaian kinerja pemerintah kabupaten Magetan. terdapat 15 IKU, 7 IKU yang blm tercapai target hanya 68,4 persen , jadi belum menggambarkan prestasi yang menggembirakan salah satu penyebabnya adalah Koordinasi tidak maksimal. Namun nampaknya
koordinasi tidak maksimal, sehingga kinerja pemerintah kabupaten Magetan pada tahun 2022 sebagai tahun tahapan
akhir RPJMD berada dibawah 70%.”jelas Gus Wahid

Sementara itu Ketua DPRD Sujatno menyampaikan ada beberapa indikator dalam laporan LKLPJ Bupati TA 2022 yang belum tercapai dalam pelaksanaanya.” Ada lima target indikator yang belum tercapai oleh Bupati dalam pelaksanaan APBD TA 2022,” ujar Sujatno. kelima indikator tersebut adalah indikator nilai perdagangan, indikator pertanian, index kualitas lahan, index presentasi desa tangguh dan index sistem pemerintah berbasis elektronik.

Disampaikan Sujatno ketua DPRD Magetan ini ada 22 indikator secara keseluruhan namun seperti yang dijelaskan tadi ada lima yang belum tercapai dalam pelaksanaannya.17 indikator yang sudah berhasil dijalankan agar dipertahankan dan ditingkatkan sedang indikator yang belum tercapai agar dijadikan bahan evaluasi bagi Bupati dalam penyusunan APBD Perubahan 2023 maupun rancangan APBD 2024 nanti.

Kurang lebih ada 42 rekomendasi yang disampaikan DPRD Magetan kepada Bupati Kepala daerah pemerintah Kabupaten Magetan.” Ini kita lakukan demi masyarakat magetan dan membangun Magetan yang lebih baik lagi,” ujarnya. Selain itu ini merupakan sinergis DPRD dan Pemkab Magetan untuk lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ketua DPRD ini berharap indikator indikator tadi dapat dijadikan pedoman dalam penyusunan APBD dan dapat dijadikan skala prioritas. Selain itu tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi juga jadi fokus dewan dan juga harus jadi perhatian Bupati. Tingkat inflasi yang direncanakan sekitar 2 % ternyata masih di angka 5%, sedang pertumbuhan ekonomi direncanakan 5% baru terealisasi sekitar 3%saja Pungkasnya.

Pos terkait