Malang, harianlenteraindonesia.co.id
Pembangunan perencanaan dua Gedung di universitas Brawijaya kota Malang yang dalam proses pelaksanaannya dilakukan pada bulan Oktober 2022 kemarin adalah dipergunakan untuk kegiatan meeting dan seminar yaitu gedung Auditorium yang dengan standart internasional dan satunya gedung kembar atau gedung pelayanan bersama yang peruntukkannya untuk pelayanan bersama berfungsi untuk sains,laboratorium dan lembaga2 penelitian atau education.
Menurut rektor universitas Brawijaya Prof. Widodo, M.Si., Ph.D.Med.Sc pembangunan kedua gedung tersebut dilaksanakan oleh kontraktor PT Adhi Karya (Persero) dengan anggaran APBN tahun 2021-Sedangkankan dalam proses pembangunannya menurut Widodo diharapkan selesai dalam bulan ini dan diharapkan finish sesuai dengan kontrak,tetapi bila dilihat dari cuaca yang tidak bersahabat kemungkinan ada adendum (apabila tidak bisa finish dalam akhir tahun ini) tambahnya.Untuk saat ini progress pembangunannya sudah mencapai 76,58% dgn nilai kontrak akhir tahun ini pertanggal 31 Desember tambah Widodo.
Ditambahkan lagi oleh Widodo lagi bahwa bangunan yang juga dimanfaatkan untuk Gedung Rektorat ini memiliki tinggi 6 lantai yg dilengkapi dengan semi basement.
Sedangkan untuk pembangunan Gedung Entrepreneurship Terpadu adalah merupakan lanjutan Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP) yang pembangunannya sempat terhenti pada tahun 2015 silam pungkasnya.






