SMP Negeri 10 Kota Depok Miliki Kantin Sehat

  • Whatsapp

Depok, harianlenteraindonesia.co.id

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Depok, H. Wijayanto meresmikan kantin sehat SMPN 10 Depok,

Kadisdik Depok, H. Wijayanto memberikan apresiasi kepada kepala sekolah (kepsek) dan jajarannya. Termasuk juga komite SMPN 10 Depok, Kamis (18/08/22).

“ Pertama saya melihat belakang ada lahan kosong yang tidak terurus, yang tidak dimanfaatkan. Banyak sisa-sisa bangunan yang tidak rapi. Saya tantang pak kepsek, mau dijadikan kantin atau taman, silahkan. Karena saya punya target sekolah bersih dan indah,”ujarnya.

Lanjutnya, kemudian 2 atau 3 bulan yang lalu, beliau (kepsek SMPN 10,red) memanfaatkan lahan untuk dibangun kantin dan atas izin Alloh SWT, alhamdulillah terwujud apa yang dicita-citakan.Kantin SMPN 10 merupakan kantin sehat yang bisa dijadikan contoh bagi sekolah-sekolah lain,ujar H. Wijayanto.

“Saya tantang sekolah-sekolah lain, kalau mau lihat kantin percontohan datanglah ke SMPN 10,”

Bangunan gedung kantin SMPN 10 menurutnya, fisik yang baik bangunan itu ada 3. Pertama, sirkulasi udara, kedua, pencahayaan, ketiga, sistem drainase dan tata airnya dan kantin SMPN 10 sangat layak.
Udaranya juga ngalir,itu menunjukan bangunan yang sehat, bersih dan rapi menurut tata aturan. Bangunan ini sederhana, anggarannya bisa mencapai Rp170 sampai 200 juta,jelasnya.

Kadisdik berharap, kantin ini tetap dijaga menjadi kantin bersih dan sehat. Artinya kebersihan, keindahan dan kesehatannya termasuk makanannya menjadi tanggung jawab kita bersama. Mohon dijaga bersama,semua pedagang yang ada disini wajib mengikuti tata aturan. Kalau tidak mau ikut aturan di evaluasi karena saya mendapat laporan ada pedagang yang tidak mau diatur, tegasnya.

“Kepsek itu kan manager dalam situasi tertentu, kepsek boleh mengambil keputusan dan sikap. Jika sudah membahayakan murid, dalam arti dagangannya ga’ benar dan tidak mau diatur, kepsek berhak mengambil tindakan karena tanggung jawab sekolah ini sepenuhnya di kepsek.Jadi, semua harus ikut aturan kepsek,”

Masih Kadisdik, kalau saya coba hitung-hitung, siswa di sini ada sekira seribu siswa. Tarohlah yang jajan sekira 800 siswa dan per siswa jajan minimal Rp10 ribu perhari, ada Rp8 juta perputaran uang perhari. Ini artinya ikut membangkitkan ekonomi warga sekolah.

Kadisdik Wijayanto menambahkan,tadi saya juga sempat ke pedagang yang mengisi kantin ini, ada yang dari keluarga pegawai tidak tetap, pegawai yang sudah ada sebelumnya, kemudian para guru. Monggo diatur sedemikian rupa, sehingga keberadaan kantin ini dapat membangkitkan pemberdayaan ekonomi warga sekolah.Ingat, jangan iri satu sama lain karena Alloh SWT sudah menentukan rezekinya masing-masing,” tandasnya.

Pos terkait