MAGETAN, harianlenteraindonesia.co.id
Terletak di sisi barat kota Magetan pemerintah Kabupaten Magetan melalui dinas TPHPKP membangun sebuah destinasi wisata dengan tema keanekaragaman tanaman buah. Kebun buah ini dinamakan kebun Buah Srogo pada hari Minggu (24/7) yang diresmikan oleh Bupati Magetan Suprawoto.
Kebun Buah Srogo di Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan ini terletak strategis disisi barat jalan raya Magetan Panekan,sehingga mempermudah akses pengunjung jika ingin mengunjunginya,selain itu dengan background gunung Lawu memperindah lokasi ini saat diambil gambarnya istilah anak muda sekarang instragramable.
Hadir dalam kegiatan ini Uswatun Chasanah Kepala Dinas TPHPKP (Tanaman Pangan Holtikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan) Kabupaten, Pangayoman Wakil ketua DPRD, Staf Ahli bupati, para perwakilan kelompok tani dan perwakilan Asosiasi petani buah dan sayuran Magetan.

Uswatun Chasanah Kadin TPHPKP mengatakan ” Kebun buah Srogo ini ada terdapat 22 jenis tanaman buah dan sebanyak 830 pohon, dimana untuk penanaman secara bertahap di mulai dari sisi Selatan dan tahun 2020 penanaman buah Naga serta tahun 2022 dilanjutkan dengan penanaman buah semusim. “ujar Ana panggilan akrab kadin TPHPKP ini.
Suprawoto bupati Magetan juga menyampaikan dalam sambutan nya, Kebun Buah Srogo Panekan dan Kebun Refugia Plaosan merupakan konsep 3 tahun yang lalu bersama Edy Suseno kadin TPHPKP saat itu. Membangun sebuah kebun baik Refugia & kebun buah Srogo ini memerlukan waktu yang lama tidak seperti membangun gedung atau jalan lainnya yang hanya 3-4 bulan saja “ujarnya.
“Harapan kedepannya dengan adanya Kebun buah Srogoh, Magetan menjadi Jendela Buah kedepannya dan tempat ini merupakan salah satu Destinasi Wisata yang ada di Kabupaten Magetan karena tempat ini untuk pihak ke tiga atau investor untuk dipersilahkan membangun resto yang masih tersedia lahannya dan selama dua tahun dibebaskan dari Pemasukan PAD”, jelas Suprawoto.
“Kedepannya Magetan akan membangun tempat permainan anak di kebun ini dan yang sedang mulai di bangun adalah kebun pohon Bambu yang ada di Sukomoro,” pungkas Kang Woto.






