Teks foto :
Aksi Pak Ogah di jalan rusak depan Kodim Deli Serdang
Deli Serdang, harianlenteraindonesia.co.id
Kerusakan jalan di depan kantor Kodim 0204/DS Jalan Galang Lubuk Pakam yang telah bertahun lamanya dimanfaatkan sejumlah pria untuk meminta uang kepada sopir mobil yang melintas di tempat itu.
Pantauan jurnalis, Sabtu (25/6/22) perbuatan tidak lazim yang dilakukan 4 pria dewasa persis dilakukan di depan Makodim.
Pun begitu, tidak ada larangan dari petugas aparat di tempat itu. Sehingga kejadian meminta uang terhadap kendaraan yang melintas dengan dalih menambal jalan penuh lubang dengan batu telah berlangsung beberapa hari.
Bukan hanya itu saja, aksi kutipan yang dilakukan para Pak Ogah tersebut juga terjadi di persimpangan dekat kantor kodim dan telah berlangsung berbulan lamanya. Bahkan hingga menjelang pagi masih ada kutipan beralasan mengatur lalu lintas.
“Hancur kali ah, masak di depan kantor Kodim ada pak ogah yang mengutip uang dan terkesan dibarkan. Alasannya menambal jalan rusak. Apapun alasannya itu sudah terkategorikan pungli. Tolong lah dilarang,”harap Anisa, warga Batu 8 Pagar Marbau yang saban hari melintas di jalan rusak di depan Kodim tersebut. Anisa mengaku dirinya jualan kedai sampah di daerah tempat tinggal sehingga sering melintas di jalan rusak itu setiap akan dan dari Lubuk Pakam untuk berbelanja.
Saking parahnya kerusakan jalan tersebut, mobilnya entah sudah berapa kali masuk bengkel.
“Bukan cuma masuk bengkel ada, pernah dua kali copot ban karena masuk ke lubang yang lumayan dalam,”ujar Nisa – panggilan Anisa saat ditemui di jalan rusak tersebut.
Warga lainnya menuturkan, akibat kerusakan jalan propinsi di depan kodim dibiarkan bertahun lamanya rusak, sehingga jalan beraspal didekatnya perlahan mengalami mulai mengalami kerusakan juga.
“Sungguh beda dengan jalanan depan Polresta Deli Serdang. Kondisinya cukup mulus dan gak ada lubang. Bahkan lubang kecil aja gak ada,”tambah Muklis yang mengaku dirinya pernah terjungkal di lubang jalan rusak itu. Sehingga dua gigi depannya copot. Diharapkan kepada Dinas terkait agar melakukan perbaikan , dan apabila hal ini dibiarkan akan memakan korban lebi banyak lagi.






