INDRAMAYU,harianlenteraindonesia.co.id
Berdasarkan sumber informasi yang akurat dan terpercaya, banyak Pendidikan Non Formal (PNF) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Kabupaten Indramayu diduga memanipulasi data laporan peserta didik.
Tim MLI, terus investigasi satu persatu ke setiap PKBM. Salah satu diantaranya, PKBM Bani Yasin, pendidikan non formal yang berada di wilayah kecamatan Arahan Kabupaten Idramayu, Jawa Barat. Minggu (1704/2022).
Kepala PKBM Bani Yasin, M.A.G saat ditemui awak media, dirinya merahasiakan tentang data peserta didik naungannya. ” Mohon maaf mas saya tidak bisa memberikan data kecuali ada izin dari pihak Kabid PNF, namun intinya memang ada sekitar 500 siswa di PKBM ini ” jelas M.
“Dari jumlah siswa itu, yang mendapatkan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) sekitar 89 siswa,” imbuhnya.
Menanggapi apa yang disampaikan oleh Kepala PKBM, Sekretaris LSM Gempar Peduli Rakyat Indonesia, perwakilan cabang setempat, Tri KH. sangat menyayangkan sikap harus meminta izin hanya sekedar data peserta didik saja. Padahal, itu sebagai pertanggungjawaban mereka. “Kalau memang dia benar tidak melakukan manipulasi, tinggal diperlihatkan saja datanya kan beres. Semakin tertutup maka akan banyak orang yang menaruh curiga,” tegasnya.
Terlebih sikap tidak seyogyanya kepala bidangnya kepada wartawan, jangankan untuk bertemu langsung. Kepala Bidang Pendidikan Non Formal ketika akan diminta waktu untuk konfirmasi melalui pesan seluler justru melakukan tindakan tak terpuji dengan memblokir kontak jurnalis” Dia (Kabid) harus belajar lagi etika sebagai pejabat pelayanan publik. Awak Media juga pasti paham kalau dia memiliki kesibukan. Namun, apakah tidak bisa untuk memberikan jadwal. Atau memang sudah alergi,” jelasnya.
Sikap tegasnya, akan mengawal informasi ini sampai ke tahap pengungkapan. Karena ada beberapa indikasi dimulai dari tertutupnya informasi fakta peserta didik non formal di lapangan. Kemudian sikap Masa Bodoh dari pihak dinas. ” Ada apa kan? jelas harus dilakukan investigasi lebih dalam lagi, dan kami dari LSM akan mengawal ke tahap pelaporan ke Aparat Penegak Hukum,”tegasnya.
Sementara kepala bidang Pendidikan Non Formal, M beberapa kali dilakukan upaya konfirmasi namun awak media mengalami kesulitan. Lantaran, kontak awak media sengaja diblokir olehnya dan M juga jarang terlihat berada di kantor.






