Bogor, harianlenteraindonesia.co.id
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) H. Subagyo dan Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor Juanda, di undang sebagai Nara sumber oleh Camat Tajurhalang Fikri Ikhsani, Selasa (18/01/21).
Adapun maksud undangan dalam Kegiatan ini adalah, untuk Peningkatan kapasitas bagi Aparatur Desa dalam Pengelolaan Informasi Publik (Kehumasan) dan Jaksa bina Desa dalam rangka, Pengetahuan Hukum serta gerakan anti korupsi bagi Perangkat Desa se- Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor.
“Jadi hari ini kita ada kegiatan peningkatan kapasitas bagi Pemerintah Desa dan BPD (Badan Permusyawaratan Desa) se-Kecamatan Tajurhalang. Ada dua materi yang dibawakan, pertama keterkaitan Informasi Publik dan Kode Etik Jurnalis ,’’kata Camat Tajurhalang Fikri Ikhsani.
Ia menuturkan, dalam kegiatan ini sengaja menurunkan narasumber yang kompoten, baik itu dari PWI hingga dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor. Keduanya bisa hadir untuk memberikan materi secara langsung kepada Pemerintahan Desa (Pemdes) dan BPD se-Kecamatan Tajurhalang.
“Namun dari Kejaksaan, memberikan materi terkait pencegahan penyalahgunaan kerugian negara, khususnya Pemerintahan Desa di Kecamatan Tajurgalang.”
Kang Fikri sapaan akrabnya mengaku, dua materi ini sangat berkaitan satu sama lain.Menurutnya, urgensinya tinggi untuk diberikan kepada Pemerintah Desa. Selain itu, bagian dari Edukasi dan Sosialisasi juga pencerahan bagi Pemerintahan Desa dan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) serta Kode Etik Jurnalis.
“Termasuk tadi terkait pencegahan korupsi di lingkup desa, dua materi ini sangat urgen dan alhamdulilah seluruh kepala desa hadir serta para seluruh ketua BPD se-Kecamatan Tajurhalang juga hadir,’’ujarnya.
Ia berharap, ke depan tidak ada lagi persoalan di desa yang signifikan. Signifikan itu dalam arti, penyalahgunaan, termasuk terkait KIP. Dua materi ini sangat strategis untuk Pemerintahan Desa karena banyak anggaran yang datang ke desa, mulai dari ADD, DD dan bantuan lainnya seperti Samisade.
Sehingga desa harus berhati-hati untuk penggunaanya tepat sasaran sesuai perencanaan, penanggung jawaban dan lain sebagainya,’’tandasnya.






