Pemkab Malang Respon Harapan Paguyuban Bonsai Pujon

  • Whatsapp

Kab. Malang, harianlenteraindonesia.co.id

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, mendukung dan merespon hangat harapan Paguyuban Bonsai Pujon, sebagai wadah seniman Bonsai se-Kecamatan Pujon dan wilayah Malang Barat. Respon hangat itu, disampaikan langsung Wakil Bupati (Wabup) Malang, H. Didik Gatot Subroto, saat menghadiri Pesona Bonsai Pujon (kontes bonsai), di KOP SAE, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Sabtu (15/1/2022) pagi.

Kontes Bonsai kerjasama Paguyuban Bonsai Pujon dan PPBI Kota Batu kali ini, mengusung tema “Dari Kita Untuk Semua”. Diikuti sebanyak 331 peserta se-Malang Raya. Kontes juga diikuti peserta dari Pasuruan, Sidoarjo dan Blitar.

Paguyuban Bonsai Pujon, adalah binaan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, Sodikul Amin.

Diantara harapan Paguyuban Bonsai Pujon, yakni adanya sentuhan dan dukungan dari Pemkab Malang terhadap seniman Bonsai Pujon dan Malang Barat. Sehingga mereka mampu lebih berdaya saing. Mendengar harapan tersebut, Wabup Malang, langsung merespon hangat dan mengapresiasi.

“Bonsai adalah bagian dari kolaborasi antara ilmu pertanian dan seni yang diciptakan para seniman bonsai, maka itu, tentu Pemerintah Kabupaten Malang wajib memberikan support kepada petani atau seniman bonsai”, kata Didik.

“Baik terkait di bidang pertanian, pariwisata dan perdagangan, semua bisa membantu para pecinta untuk mendapatkan jalur kemudahan bantuan dana usaha, semisal KUR”, tambahnya.

“Dengan catatan, belum pernah punya hutang dan bermasalah hutang piutang, In syaa Allah bisa mendapatkan kemudahan untuk mendapatkan KUR”, tandas Politisi PDI Perjuangan itu.

Didik mengakui, seniman dan pecinta Bonsai memiliki seni dan nilai lebih. Sehingga mereka layak memiliki pasar tersendiri, baik secara online maupun offline. Seperti halnya PPBI Kota Batu. Mereka diketahui sudah memiliki pasar hingga luar Negeri.

“Karena itu, Pemkab Malang juga akan melakukan pendampingan dengan turut menggerakkan keberadaan BUMDes, Pemerintah Desa Pandesari, dan Pujon Kidul, agar berperan untuk memberikan ruang display pemasaran”, ujarnya.

Terpenting, anggota paguyuban juga harus saling support dalam memproduksi dan menawarkan untuk memaksimalkan pemasaran. Jika itu terwujud, maka tema Dari Kita Untuk Semua, juga akan terwujud, tandas Didik.

“Pemkab Malang tentunya wajib mendukung dengan ikut mengkolaborasikan ke dalam programnya”, demikian kata mantan Ketua DPRD Kabupaten Malang itu.

Pos terkait