Magetan, harianlenteraindonesia.co.id
Jembatan Bogem yang terletak di perbatasan desa Bogem- Kentangan yang masih dalam proses pembangunan ternyata akan memiliki dimensi yang lebih lebar dari sebelumnya.
Muhtar Wahid ST,MT kepala dinas PUPR Magetan saat dikonfirmasi via WA menjelaskan ” Kedepan jembatan Bogem ini akan memiliki dimensi lebar 14 meter panjang bentang 10 meter, dan masuk kategori kelas A”tegasnya.(Senin 22/11/2021).
Sidik pelaksana lapangan proyek saat ditemui di lokasi proyek menjelaskan ” Saat ini kami masih terus melakukan proyek kontruksinya,dengan merubah metode perancah yang konvesional menjadi perancah model lengkung yang bisa dipastikan akan terhindar dari sampah yang menyangkut di sungai ini. Dengan metode ini kami berharap agar sebelum tanggal 27 Desember 2021 bisa selesai “pungkasnya.

Terlihat besi penopang yang berbentuk melengkung mengikuti kontruksi jembatan yang berfungsi menggantikan perancah konvensional yang biasanya dipakai pada pembangunan kontruksi.
Supriyanto S.Sos ketua DPD LIRA Magetan terkait kejadian di proses pembangunan jembatan Bogem mengatakan “Kami mengapresiasi terkait teknik pengerjaan jembatan Bogem dengan menggunakan teknik yang dikerjakan kontraktor, Kami sekali lagi tetap memberikan masukan ke dinas PUPR kabupaten Magetan agar jembatan Bogem ini menjadi skala prioritas dan perlu percepatan pembangunan walau batas akhir kontrak pekerjaan masih lama,kami mohon doa masyarakat agar pembangunan jembatan ini bisa lancar tanpa ada halangannya, kami LSM LIRA juga mengingatkan agar kualitas kontruksi bangunan harus di utamakan walau tidak di pungkiri pihak CV mengalami kerugian akan tetapi kita harus mempunyai tujuan satu yaitu kepercayaan masyarakat akan kekuatan jembatan walau di lihat pakai metode kuno atau gorong gorong akan tetapi kekuatan bisa di pertanggung jawabkan akan menjadi Nilai plus untuk yang mengerjakan .”jelasnya. http://www.youtube.com/c/BeniSetyawanMagetan.






