Magetan, harianlenteraindonesia.co.id
Sebagai upaya memanen air hujan saat diperlukan upaya yang simultan dari berbagai pihak. Jangan sampai air hujan yang seharusnya menjadi berkah berubah menjadi musibah bila tidak diusahakan manajemen pengelolaan air dari berbagai elemen.
Sebagian besar wilayah kabupaten Magetan terdiri dari desa – desa yang mata pencahariannya sebagai petani , dan bisa dipastikan keberadaan air baku tanah untuk irigasi menjadi kebutuhan utama sebagai penunjang kebutuhan pertanian.
Seperti halnya warga desa Sambirobyong Kec Sidorejo Kabupaten Magetan yang mayoritas warganya sebagai petani yang tergabung dalam Gapoktan Karya Bhakti mengusulkan kepada desa dan selanjutnya oleh desa diajukan proposal ke dinas TPHPKP Magetan dan selanjutnya dari dinas TPHPKP diusulkan ke pusat dan akhirnya di tahun 2021 ini direalisasikan pembangunan embung “Tan Klegung” yang berlokasi di RT 1 /RW 1.
Kepala desa Sambirobyong Sukarna kepada Media Lentera Indonesia mengatakan ” Kami pemerintah desa Sambirobyong berterima kasih pada pemerintah pusat yang telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan embung “Tan Klegung” sebagai upaya kami dalam memenuhi kebutuhan petani didesa ini. Terlebih lagi untuk saat musim kemarau irigasi di desa ini sangat sulit sehingga petani harus menggunakan pompa air dari sungai dan tentunya biaya produksi akan menjadi tinggi, semoga dengan embung ini kedepan kebutuhan sawah di bawah embung seluas 11 ha bisa sedikit banyak dipenuhi oleh embung ini. Meskipun tidak semua terpenuhi minimal sekitar 2 ha sawah petani bisa terairi “pungkasnya. (Senin, 6/9/2021)
Terpisah Chuswatun Khasanah Kepala Dinas TPHPKP Kabupaten Magetan menjelaskan “Embung yang ada di desa Sambirobyong ini didanai oleh APBN tahun anggaran 2021.Dengan harapan agar bisa menjadi sarana untuk memanen air saat musim hujan, diharapkan dengan adanya embung itu nantinya akan bisa membantu petani dalam mengairi sawahnya. “jelasnya.

Lebih lanjut Kepala Dinas TPHPKP ( Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan Dan Ketahanan Pangan Kabupaten Magetan ini menambahkan “Untuk tahun ini dikabupaten Magetan hanya ada 1 embung yang didanai oleh APBN, dan bagi desa yang ingin mendapatkan program serupa bisa mengajukan Proposal dan diajukan ke dinas TPHPKP Kabupaten Magetan untuk selanjutnya kita akan proses melalui mekanisme yang ada. “pungkasnya.
Sementara itu Dwi Hermanto salah seorang petani setempat menuturkan “Dengan adanya embung ini kami sebagai petani merasa diperhatikan oleh pemerintah, apalagi dengan kondisi sulit seperti sekarang ini kedepan akan bisa menjamin ketersediaan air bagi pertanian di wilayah sekitar embung ,sehingga kami tidak khawatir lagi akan ketersediaan air bagi sawah kami “tuturnya. Video kegiatan ini bisa di klik di http://www.youtube.com/c/BeniSetyawanMagetan.






