Depok, harianlenteraindonesia.co.id
Seorang wanita berinisial IM, ditipu dengan modus permodalan usaha karpet, baju seragam, mukena (fashion, red) yang dilakukan pelaku bernama F.
IM menjelaskan, mengenal F melalui adiknya MW, dirinya kemudian diminta MW untuk membantu F dalam memodalkan usaha tersebut dengan imbalan memperoleh keuntungan mencapai ratusan ribu rupiah.
“Ceritanya tuh si F ini, seakan-akan tuh kaya kurang modal gitu, akhirnya dia bilang, wan siapa yang mau modalin, nah adik saya ngajak saya, jadi adik saya yang ngajak saya, mau modalin gak? Modalin apa? Jadi dia tuh misalnya kaya karpet, terus kaya baju seragam, mukena, pokonya tuh yang kaya baju gitulah,” jelas IM dikediamannya, Kamis (19/11).
Menurut IM, awalnya perjanjian itu berjalan dengan baik, IM mengakui sempat menerima keuntungan dari modal tersebut.
“Sempat berjalan lancar, jadi saya tuh gak pernah bertemu langsung hanya melalui WA (Aplikasi chat Whatsapp, red),” sebutnya.
Namun, beberapa bulan setelah itu, F melalui ‘mulut manis’ nya mulai melancarkan aksi, keuntungan yang harusnya diterima IM justru dialihkan F sebagai modal.
“Atau misalkan ada lebihnya ditransfer ke saya, misalkan karpet saya ada 10 untung saya 12, nah 2 Juta nya itu ditransfer ke saya,” ungkap F.
Dirinya mengaku, mempercayai F karena, diberikan alasan-alasan yang dapat diterima akal sehat sehingga tak timbul rasa curiga dari IM.
Bahkan, IM dijanjikan hadiah karena, cukup besar dan intens dalam memberikan modal kepada F.
“Karena, mungkin dia sudah bingung memberikan alasan kepada saya, maka dia bilanglah kak ada umroh nih setiap pemesanan karpet misalnya sampai 127 karpet,” kata IM menirukan ucapan F.
Terkini, bermodalkan bukti-bukti transaksi dengan pelaku, IM beserta Suami sudah melaporkan perkara tersebut ke pihak berwajib yakni, Polrestro Depok.
“Kami sudah laporkan ke pihak kepolisian, semoga pelaku segera tertangkap dan menjalani proses hukumnya,” beber A, suami IM. (*joh)





