Depok. harianlenteraindonesia.co.id
Kang Emil sapaan Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat bersama Pjs Wali Kota Depok Dedi Supandi, meninjau beberapa lokasi yang menjadi titik rawan banjir di wilayah Depok.
Pada kesempatan ini wilayah yang dikunjungi berada di Kelurahan di antaranya Jalan Arif Rahman Hakim, Situ Rawa Besar dan Situ Pladen,Selasa ( 13/10/2020).
Pasalnya, musim hujan sudah di depan mata dan beberapa kali Depok direndam banjir saat turun hujan deras sebulan terakhir,hal ini menjadi perhatian Gubernur khususnya wilayah Kota Depok.
Sebelumnya, selama dua minggu keberadaan di Kota Depok terus memantau zona pandemi Covid-19 di Kota Depok.
Untuk kecepatan efisiensi waktu ,saat menyambangi kesiapan infrastruktur pengendalian banjir, Emil memilih keliling dengan menunggangi sepeda motor Trail.
“Di jadwal ngantor sudah hampir dua mingguan di Depok, hari ini biar cepat, saya naik motor keliling Depok untuk mengecek titik-titik banjir sambil mengampanyekan disiplin 3M,” ujar Kang Emil, saat berada di setu rawa besar.
Dari hasil pemantauannya di lapangan, Emil menyebutkan bahwa Pemerintah Kota Depok perlu mengebut beberapa pekerjaan umum guna menekan peluang terjadinya banjir. Ia meminta agar persoalan koordinasi dan kewenangan antar lembaga tak menjadi penghambat mitigasi banjir yang mesti dilakukan dengan segera,ujarnya.
“Saya sudah instruksikan,kepada Pjs Walikota Depok untuk dihitung saja. Kalau ternyata solusinya pelebaran, pengerukan dan lain-lain, agar segera lakukan hitungan hari. Satu-dua hari lewat lalu hujan datang, banjir, kasihan warga,” tegas Emil.
“Untuk jangka pendek, sudah saya perintahkan agar dikerjakan saja. Kalau masih bicara kewenangan, nanti panjang lagi keburu hujan lagi,” kata mantan Wali Kota Bandung tersebut.
Lanjut Kang Emil,solusi jangka pendek mengatasi banjir di sejumlah lokasi ini bisa dilakukan dengan mengeruk sampah yang mengendap di dalam saluran.Sebab tidak mungkin jika dilakukan pembongkaran atau menyelam untuk mengambil sampah di dalamnya.
“Nanti saya akan carikan alat untuk mengambil sampah yang secara mekanismenya seperti mengebor. Mungkin ada di Pemda Bandung, kalau ada akan saya hibahkan,” tandasnya.
Sementara,Dinas PUPR melalui sekretaris dinasnya Citra mengatakan pihaknya selama ini sudah berusaha dalam penanganan banjir dan akan segera mengambil langkah-langkah ke depan,terkait masalah banjir yang telah di intruksikan Pak Gubernur,tegasnya.(joh)






