Depok, harianlenteraindonesia.co.id
Mengawali agendanya di hari Sabtu (14/03/2020), Walikota Depok Mohammad Idris, Salat Subuh berjamaah dan ramah tamah di Masjid Al Muttaqin Kelurahan Mekarsari pukul 04: 00.Selanjutnya peresmian taman mawar Rw 09 di Kelurahan Curug,lalu kunjungan ke posyandu Kutilang Rw 02, di Kelurahan Tugu.Masih di Kelurahan Tugu, lalu bergeser ke Rw 06 Kp.Areman dan menjadi Imam saat Sholat Lohor di Musolah Al Ikhlas Rt02/06.Usai Sholat Lohor ramah tamah dengan posyandu Gelatik Rw 06 Kp Areman pada pukul 12:30.
Pada kesempatan ini, Walikota Depok Mohammad Idris di dampingi Plt.Camat Cimanggis Supian Suri pada ramah tamah nya di Posyandu Gelatik menghimbau, agar kita jangan panik dalam persoalan Virus Corona ini.
Syukurlah, di waktu piral kemarin (ya, saya juga sempat ikut piral juga),pasien tersebut sudah mulai membaik dan begitu juga pada tempat tinggal nya, termasuk hewan peliharaan nya negatif,tutur Mohanmad Idris.

Selanjutnya Walikota,bergeser mengunjungi Rw 12 di jalan RTM Kelurahan Tugu, bertemu dengan masyarakat yang juga di hadiri tokoh masyarakat dari Rw 11,09 dan Rw 08, mendengar kan dan bertatap muka dengan tokoh setempat.
Dari apa yang di dengar dan di sampaikan warga,Mohammad Idris yakin, terkait Antisipasi Corona walaupun adanya persoalan Corona masyarakat tetap tenang.
Animo masyarakat untuk hidup sehat bagus, jadi tidak nampak diwajah mereka keresahan,tuturnya.
Lanjut Mohammad Idris,untuk hal lainnya ya, seperti keinginan warga atas fasilitas publik untuk kegiatan-kegiatan sosial yaitu,Balai warga,posyandu, tempat anak-anak bermain dan sarana olahraga,ya kira-kira seperti itulah,ungkapnya.
Alhamdulilah,kita baru mewujudkan
fasilitas publik yang bersifat Kota,untuk kegiatan Pramuka sudah punya Gedung Pramuka,PGRI sudah ada Gedung PGRI, Alun-alun, taman kota di tiap Kelurahan.Untuk masalah tanah,tadi di Rw 04 mereka adalah Rw yang terpadat.Jadi,mereka kesulitan mencari tanah untuk kegiatan-kegiatan.Juga masalah sampah tadi yang ada di jalan raya bogor,kita minta di evaluasi,agar di pilah dulu dan nanti akan kita berikan alat pengangkut sampah untuk mengangkut sampah yang sudah di pilah,paparnya.
Mohammad Idris menambahkan,perihal wacana meliburkan sekolah terkait persoalan antisipasi corona,dari 27 Kotamadya dan Kabupaten yang ada di Jawabarat, ya mungkin baru sore ini ( red: sabtu.14/03).Gubernur sudah minta masukan-masukan dan kita masih menunggu keputusan Provinsi, tandasnya. (joh).






