Pemkot Malang Mulai Isi Jabatan Kosong Berbasis Sistem Manajemen Talenta

Malang, harianlenteraindonesia.co.id

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menargetkan pengisian sejumlah jabatan yang selama ini kosong di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dapat mulai dilakukan pada Juli 2026. Proses tersebut akan menggunakan sistem manajemen talenta sebagai dasar penempatan aparatur sipil negara (ASN).

Wahyu mengatakan, keterlambatan pengisian jabatan disebabkan data ASN pada sistem manajemen talenta belum lengkap. Pemkot menggunakan skema nine box sebagai acuan untuk menentukan pejabat yang sesuai dengan kebutuhan setiap jabatan.

“Kalau ingin memilih untuk jabatan tertentu, saya memilih dari nine box tersebut,” kata Wahyu.

Ia menambahkan, saat proses penyusunan manajemen talenta dilakukan, banyak ASN belum memperbarui data pribadi, riwayat pendidikan, hingga penghargaan yang dimiliki. Kondisi itu membuat data yang tersedia belum cukup untuk dijadikan dasar mutasi maupun promosi jabatan.

Setelah seluruh ASN diminta melengkapi data, justru terjadi lonjakan akses secara bersamaan sehingga sistem milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) sempat mengalami kendala.

“Karena semua ASN ingin mengunggah data secara bersamaan, akhirnya sistemnya agak sedikit error,” ujarnya.

Pemkot Malang sebelumnya telah memberikan tenggat waktu kepada ASN untuk melengkapi data manajemen talenta hingga pertengahan Juni 2026. Saat ini, proses pembaruan data masih terus berlangsung, namun sistem dinilai sudah mulai berjalan lebih lancar.

Wahyu menjelaskan, data yang telah masuk akan dipetakan ke dalam nine box oleh sistem sehingga memudahkan pemerintah menentukan kandidat yang sesuai untuk mengisi jabatan kosong.

“Alhamdulillah sekarang sudah mulai, saya sudah mulai mudah untuk mencari siapa-siapanya nanti,” jelasnya.

Ia memastikan proses pengisian jabatan secara bertahap sudah dapat dimulai, mengingat jumlah posisi yang harus diisi cukup banyak. Wahyu mengungkapkan, apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pengisian jabatan di lingkungan Pemkot Malang ditargetkan mulai direalisasikan pada bulan ini.

“Sudah mulai dilakukan, cuma karena banyak, jadi kita satu-satu. Insyaallah Juli ini rampung,” pungkasnya. (M.yus)

Pos terkait