Banyuwangi –harianlenteraindonesia.co.id Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskop UMP) Banyuwangi, Nanin Oktaviantie didampingi Kabid Usaha Mikro, Sri Lestari menghadiri rapat koordinasi yang membahas fasilitasi promosi dan penguatan brand untuk mendukung kegiatan Community and Food Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani.
Rapat tersebut berlangsung di Lounge Pemkab yang dipimpin langsung Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Dwi Yanto, Rabu (6/8).

CFD yang rutin dilaksanakan tiap hari Minggu ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang aktivitas olahraga dan kuliner, tetapi juga menjadi media promosi produk UMKM serta mendorong peningkatan kualitas kesehatan dan produktivitas masyarakat.
Dalam rapat tersebut, turut hadir jajaran perangkat daerah. Rakor ini juga diikuti Kepala Bagian Perekonomian, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Taufik Rohman, Plt Kepala Dinas Kesehatan Amir Hidayat, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Perindustrian Abdul Latip.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dwi Yanto dalam arahannya menegaskan pentingnya sinergi antar stakeholder untuk menghidupkan potensi lokal melalui event CFD.
Sementara itu, Kadiskop UMP Nanin menyampaikan, bahwa dinasnya akan terus mendorong pelaku usaha mikro agar memanfaatkan momentum CFD sebagai media promosi sekaligus memperluas jaringan pemasaran.
Setelah mengikuti rapat koordinasi, Kadiskop UMP Nanin membuka secara resmi kegiatan Workshop pencatatan laporan keuangan bagi UMKM yang digelar untuk memperkuat akses pembiayaan dan meningkatkan literasi keuangan para pelaku usaha mikro.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Diskop UMP Banyuwangi dengan Kementerian Keuangan RI.
Kabid Usaha Mikro, Sri Lestari yang mendampingi Kadiskop UMP secara teknis memaparkan pentingnya literasi keuangan bagi UMKM di era digital.
Sri Lestari menambahkan, bahwa pencatatan keuangan yang baik juga membantu pelaku usaha dalam mengatur arus kas, menentukan harga jual produk, serta memantau kesehatan usaha secara menyeluruh.
Penulis: Aji






