Banyuwangi –harianlenteraimdonesia.co.id Dinas Kesehatan (Dinkes) mengadakan pertemuan bersama 45 Kepala Puskesmas seluruh Banyuwangi, Selasa (5/8).
Kegiatan ini membahas sosialisasi vaksin baru, seperti HPV, Rotarix, dan Valenina (PVC), serta persiapan pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dan evaluasi program imunisasi.

Plt Kepala Dinkes Banyuwangi, Amir Hidayat menegaskan pentingnya imunisasi sebagai upaya pencegahan penyakit serius seperti tetanus, difteri, campak, rubella, hingga kanker serviks.
Amir mengingatkan, bahwa imunisasi harus diberikan secara lengkap. Tidak hanya untuk bayi, tetapi juga untuk anak usia sekolah dasar.
Ia juga mendorong sinergi lintas sektor serta komitmen seluruh petugas imunisasi dalam meningkatkan cakupan imunisasi demi mendukung pencapaian Indonesia Emas 2045.
Pada kesempatan tersebut, Dinkes turut memberikan apresiasi kepada puskesmas dengan kinerja terbaik.
Berikut puskesmas kinerja terbaik, diantaranya adalah:
Puskesmas terbaik dalam input imunisasi di aplikasi ASIK dan Indikator program imunisasi 2024 yaitu, Puskesmas Parijatah Kulon, Gitik, Tapanrejo, Wongsorejo, Tegalsari.
Sedangkan puskesmas terbaik dalam pelaporan STP, SKDR, dan Surveilans 2024 yaitu, Puskesmas Kebaman, Purwoharjo, Badean, Tegalsari.
Penulis: Aji






