FPRD Banyuwangi Studi Referensi ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Badung Bali

  • Whatsapp

 


Banyuwangi –harianlenteraindonesia.co.id  Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman Kabupaten Banyuwangi bersama anggota Forum Penataan Ruang Daerah (FPRD) melaksanakan studi referensi pelaksanaan tugas dan pelayanan kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Badung Bali, Jumat (15/11/2024).

Forum Penataan Ruang Daerah (FPRD) Banyuwangi yang hadir terdiri dari wakil ketua FPRD yakni Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), sekretaris DPU CKPP dan anggota, BPN, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum Pengairan.

Plt. Kepala Dinas PU CKPP Banyuwangi, Suyanto Waspo Tondo Wicaksono melalui Kabid Penataan Ruang, Bayu Hadiyanto menjelaskan, studi ini kita harapkan mendapatkan referensi, karena di Kabupaten Badung ini semua Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) susah terintegrasi Online Single Submission (OSS).

Sehingga, kata Bayu, ada beberapa pengajuan, contohnya adalah pengajuan yang secara otomatis melalui OSS akan keluarlah konfirmasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR).

“Terkait ini juga, kegiatan-kegiatan yang dibutuhkan untuk validasi jika terbit otomatis dari KKPR, dan mereka pengajuannya sudah melalui online semua, dan itu yang kita perlu belajar untuk proses-proses kecepatannya,” imbuhnya.

“Harapannya dengan studi referensi ini, Kabupaten Banyuwangi dapat lebih maju lagi dalam pelaksanaan perijinan secara online,” ungkap Bayu.

“Jadi, karena di kita juga dengan target yang 36 RDTR, baru 2 yang terintegrasi di OSS, yakni RDTR Licin dan kawasan Glagah serta Giri. Sehingga dua kawasan itu nanti kita akan lakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh Kabupaten Badung,” pungkasnya.

Penulis: Aji

Pos terkait