Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id
Tahapan Jagoan Tani Banyuwangi 2024 memasuki penilaian lapang oleh tim juri independen didampingi tim dari Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapang) Kabupaten Banyuwangi kepada 30 peserta terbaik.
Penilaian lapang dilakukan guna melihat kondisi eksisting usaha peserta.
Beberapa jenis usaha yang digeluti oleh tim peserta jagoan tani mulai dari produk tanaman pangan, holtikultura, perkebunan, peternakan, perikanan dan sektor hulu, on-farm dan hilir (olahan).
Tim juri terdiri dari Syaifuddin Mahmud (Radar Banyuwangi), Jhon Eva Y (Ijen Geopark), Wahyu Hidayat dan Triyan Febriandika, S.Pd (Jagoan Indonesia).

Kepala Dispertapang Banyuwangi Drs. H. Arief Setiawan melalui Sekertaris Dinas (Sekdin) Ilham Juanda mengatakan, usaha rintisan dari 30 tim terbaik jagoan tani 2024 sangat variatif, inovatif dan prospektif, serta sangat membanggakan hingga tim juri tidak mudah untuk memilih yang terbaik karena nyaris semuanya menjadi yang terbaik.
Sejak penjaringan, kata Ilham, seleksi proposal, verifikasi lapang awal atau teknis, mentoring dan pitching online dilakukan penilaian dari pengamatan yang detail dan cermat.
“Begitu pula saat penilaian lapang mulai aspek rintisan usaha, proses produksi, pemasaran, manejemen keuangan, inovasi produknya, sentuhan teknologi bahkan aspek pemberdayaan dan serapan tenaga kerja tidak lepas dari aspek penilaian,” pungkas Ilham.
Penulis: Aji






