APH Diminta Usut Tuntas Dugaan Praktek KKN Dinas PUSDA Kabupaten Malang

Malang, harianlenteraindonesia.co.id

Dugaan Bau Aroma korupsi yang terjadi di lingkungan (Pemkab) Pemerintah Kabupaten Malang, pada Dinas PUSDA (Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air) Tahun Anggaran 2023, baunya semakin menyeruak bagaikan baunya bangkai kenapa tidak, bau aroma tak sedap itu karena banyak terjadi Mafia dugaan korupsi pada proyek (Penunjukan Langsung) PL.

Berdasarkan hasil laporan pengaduan masyarakat dan hasil investigasi tim Media bersama LSM, di lapangan yaitu terkait dugaan praktek monopoli proyek PL di Dinas PUSDA.

Modusnya, oknum kontraktor mendapatkan paket Proyek PL yang diberikan Dinas PUSDA di duga jumlahnya Puluhan bahkan ratusan paket PL, dan untuk menyiasatinya ,kontraktor ini selain menggunakan CV miliknya juga Pinjam Bendera.

Berdasarkan laman LPSE Kabupaten Malang Tahun Anggaran APBD 2023, Pada paket PL (Non Tender) dari beberapa CV tersebut dapat mengerjakan hampir 50 paket PL pada Dinas PUSDA diantaranya , CV TJ, CV DPP, CV BCG, CV BKN, CV MMP, CV SKG, CV RJ, CV CSG, dan masih banyak CV Lainya , Belum lagi CV tersebut mendapatkan paket pekerjaan PL di SKPD yang lainnya di Kabupaten Malang Misalnya di dinas Kesehatan dll.

Parahnya lagi Oknum kontraktor yg diduga monopoli paket pekerjaan PL tersebut di lapangan “Merangkap juga sebagai Konsultan Perencanaan”.

Hal inilah yang menjadi sorotan dari berbagai pihak , di duga kuat ada indikasi Permainan Kongkalikong PA/KPA, PPK dan Penyedia Jasa Sehingga ada dugaan kuat Terindikasi KKN.

Terkait dugaan monopoli paket pekerjaan PL tersebut, Tim Investigasi Lembaga Masyarakat Pemerhati Pelaku Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (MPPK2N) DPW Jawa Timur Samsul Arifin, Mengatakan bahwa Praktek seperti ini jelas jelas terindikasi KKN , Sudah melanggar Pakta Integritas dan Menabrak UU No 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak sehat “Tegas nya pada awak Lentera (25/4/2024).

Oleh karena itu menurut Lembaga MPPK2N bahwa persoalan ini segera harus dilaporkan pada pihak yang berwajib (APH) agar segera mengusut siapa saja pihak pihak yang ikut bermain” Pungkasnya.(M.yus)

Pos terkait