Sinergitas Tri Dharma Perguruan Tinggi, Koasistensi PPDH di Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi

  • Whatsapp

Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id

Koasistensi Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) adalah salah satu tahapan yang harus dilalui oleh mahasiswa kedokteran hewan guna memenuhi kompetensi dan disumpah untuk mendapatkan gelar dokter hewan. Salah satu mata kuliahnya adalah Koasistensi Kesmavet dan Kedinasan.

Kegiatan ini dilakukan dengan beberapa Universitas yang memiliki program Kedokteran Hewan diantaranya, Universitas Airlangga, Universitas Gajah Mada, Universitas Brawijaya, dan Institut Pertanian Bogor.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Kadisperta) Banyuwangi Drs. H. Arief Setiawan mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa lebih mengenal dan mengetahui secara langsung kondisi dilapangkan terkait peran dan fungsi seorang dokter hewan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan melaksanakan regulasi terkait tugas pokok bidang kesmavet dan fungsi kedinasan.

Selain itu, lanjut Arif, diharapkan mampu menunjang kemajuan di bidang ilmu pengetahuan veteriner serta meningkatkan sinergitas antara perguruan tinggi dan instansi terkait.

“Kegiatan yang dilakukan diantaranya berada di Rumah Potong Hewan (RPH), Rumah Sakit Hewan (RSH), Pos pemeriksaan lalu lintas ternak (Check point), kegiatan pelayanan kesehatan hewan di pasar tradisional, pengawasan pasar hewan dan pengawasan pengelolaan produk bahan asal hewan,” ujar Kadisperta Arief.

“Tahun 2024 ini, Disperta akan terus mendukung Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga Banyuwangi untuk dapat dilakukan di kampus Banyuwangi sehingga lebih meningkatkan profesionalisme lulusan dokter hewan dari FIKKIA Banyuwangi,” tuturnya.

Penulis: Aji

Pos terkait