Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id
Penurunan upaya stunting terus digalakkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyuwangi, salah satunya dengan bersinergi dengan TP PKK se-Kabupaten Banyuwangi.
Dinkes Kabupaten Banyuwangi melaksanakan rapat koordinasi (rakor) program prioritas bidang kesehatan bagi TP PKK, Kamis (7/3/2024).

Rakor tersebut dihadiri langsung oleh ketua TP PKK, Ibu Sugirah, Ibu TP PKK Kecamatan, dan ketua Poka IV TP PKK Kecamatan.
Dalam kegiatan ini, Plt. Kepala Dinkes Banyuwangi Amir Hidayat menyampaikan, pekerjaan rumah (PR) yang harus dikerjakan bersama-sama yaitu mempersiapkan setiap desa ada satu posyandu.
“Dengan adanya 28 kelurahan dan 189 desa di Banyuwangi, diharapkan kemitraan antara Dinkes dengan TP PKK dapat terlaksananya program kesehatan,” ucap Amir.
“Salah satunya melaksanakan program keluarga sehat, tanggap tangguh bencana yang dibentuk sebagai sebuah upaya gerakan edukasi dan membina baik individu dan keluarga untuk berperan aktif mewujudkan kesehatan dan perencanaan sehat dari aspek fisik ataupun di lingkungan masing-masing,” jelasnya.
“Tahun ini minimal satu desa satu posyandu yang melayani seluruh siklus hidup atau integrasi layanan primer di posyandu,” pungkas Amir.
Dalam kesempatan tersebut juga diberikan materi seputar peran PKK dalam program imunisasi, penurunan DBD, penurunan AKI/AKB dengan penemuan kasus kehamilan sedini mungkin.
Penulis: Aji






